Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, BI NTT Perkuat Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Perbatasan
Oby Lewanmeru August 07, 2026 02:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 di Kabupaten Belu sebagai upaya memperkuat kedaulatan Rupiah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.

Mengusung tema "Rupiah Berdaulat & Bergema di Beranda Negeri", kegiatan yang berlangsung pada 4–8 Agustus 2026 ini merupakan hasil sinergi BI NTT bersama Kementerian Pariwisata RI, Pemerintah Kabupaten Belu, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, mengatakan penggunaan Rupiah di wilayah perbatasan bukan hanya berkaitan dengan alat pembayaran, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara.

"Rupiah adalah simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang perlu dicintai, dibanggakan, dan digunakan dalam setiap transaksi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menjadi semakin penting bagi kawasan perbatasan yang memiliki interaksi ekonomi lintas negara yang tinggi," ujarnya saat Opening Ceremony Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, Kamis (6/8/2026).

Baca juga: Grace Famdale di Acara WBD BI NTT: LPDP Bukan Sekadar Kuliah Gratis, Tapi Jalan Pulang Bangun NTT

Ia menjelaskan, Garuda Sakti Cross Border Fest menghadirkan tiga agenda utama, yakni Garuda Championship bagi pelajar SD hingga SMA, Garuda Edukasi dan Koordinasi yang mencakup edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, QRIS, Pelindungan Konsumen (PEKA), Pasar Murah dengan QRIS, serta bazar yang melibatkan sekitar 120 UMKM lokal. Selain itu, terdapat Garuda Entertainment yang menghadirkan berbagai kegiatan hiburan dan edukasi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BI NTT bersama Pemerintah Kabupaten Belu juga meresmikan Pojok Literasi CBP Rupiah sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mencintai, menggunakan, dan memahami Rupiah sebagai simbol identitas bangsa.

Kepala Biro Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata RI, Nova Arisne, berharap Garuda Sakti Cross Border Fest dapat terus berkembang menjadi agenda unggulan di kawasan perbatasan sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten Belu di berbagai sektor.

Sementara itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, menyampaikan apresiasi kepada BI NTT dan Kementerian Pariwisata RI atas penyelenggaraan kegiatan tersebut serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program yang memperkuat ekonomi masyarakat perbatasan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran lebih dari 1.000 peserta pada pembukaan kegiatan.

Mereka mengikuti edukasi CBP Rupiah, QRIS, dan PEKA. Pasar Murah yang menggunakan pembayaran QRIS juga mencatat sebanyak 420 transaksi.

Sementara sekitar 120 UMKM lokal turut ambil bagian dalam bazar untuk memperluas akses pasar dan mendorong adopsi ekonomi digital.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengunjungi pameran produk hasil pemanfaatan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK) serta Mobil Literamove yang menghadirkan edukasi mengenai kebanksentralan, Rupiah, dan ekonomi digital secara lebih dekat.

Rangkaian Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 akan berlangsung hingga 8 Agustus 2026 dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang Garuda Championship serta Guru Penggerak di daerah 3T.

Melalui kegiatan ini, BI NTT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat literasi Rupiah, memperluas digitalisasi sistem pembayaran, serta mendorong pertumbuhan UMKM dan aktivitas ekonomi produktif di kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (uan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.