Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Solo Raya kini telah mencapai ratusan yang beroperasi.
Setidaknya sudah ada 286 KDMP yang beroperasi setelah diresmikan.
Hal itu diungkapkan oleh Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, kepada TribunSolo.com, Jumat (7/8/2026).
Arry melanjutkan, dari 286 KDMP yang telah beroperasi, baru berada di empat kabupaten, yakni Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali, dan Klaten.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Distribusi BBM Berjalan, Isu Transporter Enggan Bekerja Tidak Benar
"Untuk KDMP yang sudah operasional sendiri saat ini sejumlah 286 titik di wilayah Solo Raya. 88 di Klaten, 52 di Boyolali, 50 di Sukoharjo, 96 di Wonogiri," ungkap Arry melalui pesan singkat.
Arry melanjutkan, terkait pengawasan operasional KDMP di Solo Raya sendiri tetap berada di bawah wewenang PT Agrinas Pangan Nasional (APN).
Korem 074/Warastratama sendiri ditegaskan Arry hanya bertugas sebagai pendamping, yakni membantu agar program strategis yang dilaksanakan KDMP berjalan dengan baik.
"TNI dalam hal ini Korem, tidak melaksanakan pengawasan, tapi sifatnya pendampingan. Membantu agar program strategis ini bisa dilaksanakan dengan baik. Operasionalisasi sendiri menjadi ranah kewenangan PT APN," lanjutnya.
Dalam fungsinya sebagai pendamping, Arry menerangkan bahwa Korem 074/Warastratama bertugas, antara lain, menyalurkan atau mendistribusikan kendaraan untuk KDMP.
Sedangkan prosedur penggunaan kendaraan KDMP sendiri diatur oleh PT APN.
"Pengawasan sendiri tetap langsung berada di bawah PT APN atau Agrinas Pangan Nusantara. Konsep pendampingan yang kami berikan seperti membantu menyalurkan/mendistribusikan kendaraan untuk KDMP. Akan tetapi, untuk operasional dan prosedur penggunaan kendaraan itu sendiri menyesuaikan aturan yang ditentukan dari pihak PT APN," pungkasnya. (*)