TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Kadam Sidik mendadak jadi sorotan usai potongan video live TikTok-nya kembali viral di media sosial.
Video yang direkam pada 2025 itu ramai diungkit lagi setelah kabar pertunangannya mencuat.
Dalam live tersebut, Kadam blak-blakan mengaku ingin menjadi "raja" di rumah tangga. Menurutnya, suami memang harus menjadi pemimpin dan keputusan terakhir tetap berada di tangan laki-laki.
Ucapan itu langsung memancing perdebatan.
Ada yang setuju, ada pula yang menilai pandangan Kadam terlalu patriarki.
Di tengah ramainya komentar netizen, Ria Ricis ikut nimbrung. Lewat kolom komentar, Ricis mengingatkan agar perempuan tetap punya mimpi, skill, value, dan cita-cita.
Potongan video yang diunggah akun TikTok @cctvnetizen pada Kamis (6/8/2026) itu memperlihatkan Kadam berbicara cukup panjang soal istilah patriarki yang belakangan sering dibahas di media sosial.
Menurut Kadam, dirinya justru bingung dengan standar patriarki yang digunakan sebagian orang saat ini. Ia mengaku banyak pemikiran dirinya maupun sang ayah yang mungkin dianggap patriarki oleh orang lain, tetapi hal itu dianggap biasa dalam keluarganya.
Ia lalu menceritakan kebiasaan di rumahnya. Saat sang ibu terlalu lama berada di dapur, ayahnya justru meminta anak-anak menemani ibunya agar tidak kelelahan.
Bagi Kadam, hal itu bukan bentuk merendahkan perempuan. Namun, ketika berbicara soal rumah tangga, ia mengaku tetap ingin menjadi sosok yang memimpin keluarga.
"Kalau nanti bangun rumah tangga saya harus jadi raja di rumah, saya harus dihormati," ucap Kadam.
Meski begitu, ia menegaskan menjadi "raja" bukan berarti hanya ingin dihormati tanpa menjalankan tanggung jawab. Menurutnya, seorang laki-laki juga harus mampu memberikan nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Saya provide everything. Harus ada benefit. Saya enggak mau mencintai perempuan apa adanya, never," katanya.
Kadam juga mengatakan semua persoalan dalam rumah tangga tetap bisa dibicarakan bersama pasangan. Hanya saja, menurutnya tetap harus ada satu sosok pemimpin yang mengambil keputusan terakhir.
"Segala sesuatu bisa didiskusikan. Tapi dalam rumah tangga itu harus ada pemimpin. Makanya lelaki itu harus pintar dan bijak. Keputusan terakhir itu ada di laki-laki. Kalau kalian menganggap itu patriarki ya terserah," ujarnya.
Potongan video itu kemudian ramai dibahas setelah kabar pertunangannya menjadi sorotan publik. Banyak warganet kembali mengaitkan ucapan tersebut dengan kehidupan rumah tangga yang akan dijalaninya.
Di tengah ramainya perdebatan, komentar Ria Ricis ikut mencuri perhatian.
Melalui kolom komentar, Ricis memberikan pesan kepada para perempuan agar tetap memiliki kemampuan dan tidak bergantung sepenuhnya kepada pasangan.
"Perempuan harus tetap punya mimpi, keterampilan, value dan cita-cita. Ingat. Keep going girl!" tulis Ria Ricis.
Tak hanya itu, Ricis juga kembali meninggalkan komentar lain yang tak kalah menyita perhatian.
"Tenangin diri kalian girl. Ayo semangat membangun cita-cita kalian! Perempuan harus punya value and skill! Dunia kejam untuk perempuan yang enggak bisa apa-apa. Trust me," tulisnya.
Komentar tersebut langsung dibanjiri balasan dari warganet. Banyak yang menganggap pesan Ricis relevan dengan ramainya pembahasan mengenai peran suami dan istri dalam rumah tangga.
"Kaget banget padahal dia paham banget agama. Tiba-tiba ngomong gini," tulis seorang netizen.
"Didalam rumah tangga tidak ada yang namanya raja dan tidak ada yang namanya ratu," komentar netizen lainnya.
"TAKUT BANGET LHOOOOOOO. SIAPA WANITA TIDAK BERUNTUNG ITUUU," tulis akun lain.
"Tuhan tidak menyukai orang yang merasa dirinya lebih baik," tulis netizen.
"Sumpah ini petunjuk buat si cewenya enggak sih biar dia bisa berpikir lagi sebelum jadi nikah," komentar netizen lainnya.
"Siapa cewe yang enggak beruntung itu?" tulis akun lain.
"Sifat aslinya muncul apa gimana nih?" komentar warganet.
Hingga kini, potongan video live Kadam Sidik masih terus beredar di berbagai platform media sosial dan memicu pro-kontra.
Sementara itu, komentar Ria Ricis yang mengingatkan perempuan agar tetap memiliki value, skill, dan cita-cita juga terus ramai diperbincangkan warganet.