TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Materi teknik presentasi yang efektif dan memikat diuraikan Dosen Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. Lia Febria Lina, S.E., M.Sc di hadapan mahasiswa peserta Leadership Education Program 2026.
Dr. Lia menyoroti sejumlah kekeliruan fatal yang sering terjadi saat melakukan presentasi.
Kesalahan tersebut antara lain tidak menjaga kontak mata dengan audiens, berbicara terlalu cepat, serta lemah dalam melakukan pembukaan dan penutupan.
Selain itu, banyak presenter yang masih terpaku membaca salindia (slide) dan menampilkan terlalu banyak teks.
Lia bilang, untuk menghindari kesalahan tersebut, peserta harus memahami dengan baik konten fundamental yang mesti disampaikan.
”Belajarlah menyampaikan gagasan dengan suara yang teratur, intonasi yang tegas dan jelas, serta memberikan penguatan pelafalan saat pembukaan dan penutupan presentasi,” ujar Lia di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, kampus setempat, kemarin.
Ia juga membagikan rumus pembagian durasi presentasi yang ideal, yaitu 20 persen untuk pembukaan, 60 persen untuk isi, dan 20 persen untuk penutupan.
Guna menunjang performa di panggung, ia memberikan tips praktis: menjaga kontak mata, memperhatikan kekuatan suara, tersenyum.
Tak cukup itu saja, penting juga untuk menjaga gestur tubuh, melakukan pergerakan yang dinamis saat berbicara, serta membangun kepercayaan diri yang tinggi.
Menurut Lia, penguasaan teknik presentasi saat ini sudah menjadi kebutuhan mutlak, khususnya bagi seorang pemimpin di setiap lini organisasi.
Oleh karena itu, ia mendorong para pemimpin muda di kampus untuk memiliki kompetensi penunjang yang kuat.
Kompetensi tersebut meliputi pemikiran analitis, pemikiran kreatif, jiwa kepemimpinan, pengaruh sosial yang tinggi, empati, resiliensi (ketahanan), serta rasa ingin tahu yang tinggi.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)