SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Dua pemain muda hasil binaan Akademi Persela Lamongan, Fajar Az-zahir dan Muhammad Shobrian Widyansyah, mengusung tekad besar setelah resmi dipromosikan ke tim utama Laskar Joko Tingkir.
Kehadiran dua talenta lokal itu menyuntikkan energi baru bagi kekuatan Laskar Joko Tingkir dalam mengarungi persaingan sengit musim depan.
Keduanya berjanji tampil habis-habisan demi membuktikan kapasitas mereka di hadapan tim pelatih dan pendukung setia.
Baca juga: Persela Promosikan Dua Putra Lamongan ke Tim Senior, Fajar dan Shobrian
Keduanya siap bekerja keras untuk bersaing memperebutkan satu tempat di susunan starting XI Persela pada kompetisi Championship 2026/2027.
Kesempatan itu datang setelah Fajar dan Shobrian menandatangani kontrak profesional bersama Persela.
Muka-muka baru itu berhasil menembus skuad senior usai melalui proses pembinaan panjang di akademi hingga mampu meyakinkan pelatih Bima Sakti saat menjalani masa trial.
Bagi Fajar, mengenakan jersey Persela menjadi mimpi yang telah ia pupuk sejak kecil.
Pemain asal Desa Gondang, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan itu mengaku bersyukur akhirnya mendapat kesempatan membela tim kebanggaan daerahnya di level profesional.
"Ya tentunya sangat senang, bersyukur bisa membela tim kebanggaan kota sendiri. Cita-cita dari kecil memang ingin bermain di tim utama Persela Lamongan," kata Fajar, Jumat (7/8/2026).
Meski telah menembus tim utama, Fajar menyadari persaingan di dalam skuad Persela tidak akan mudah.
Karena itu, ia bertekad meningkatkan kemampuan, terutama dari sisi fisik, agar mampu bersaing dengan para pemain senior maupun pemain muda lainnya.
"Ya tentunya berlatih lebih keras lagi, menambah fisik tentunya," ujarnya.
Pada musim perdananya bersama tim utama, Fajar memasang target sederhana namun penuh makna, yakni mampu mengamankan satu tempat di starting XI Persela.
"Target utama starting pastinya. Banyak pemain muda, tentunya akan banyak persaingan dalam tim," ucapnya.
Baca juga: Persela Boyong Skuad ke Batu, Bima Sakti Sekaligus Seleksi Ketat Talenta Muda U-21
Semangat serupa juga ditunjukkan Muhammad Shobrian Widyansyah.
Pemain asal Desa Wangunrejo, Kecamatan Turi, Lamongan itu menyebut promosi ke tim utama menjadi momen yang sangat emosional dan dipersembahkan untuk keluarganya.
"Alhamdulillah, bersyukur, senang bisa membela tim kebanggaan, tim kota kelahiran saya. Tentunya ini hadiah untuk keluarga saya, ibu saya, dan almarhum ayah saya," tutur Shobrian.
Motivasi itu menjadi penyemangat bagi Shobrian untuk terus berkembang.
Ia berkomitmen mengikuti arahan pelatih Bima Sakti dengan menambah porsi latihan dan bekerja lebih keras agar mampu bersaing mendapatkan menit bermain.
"Seperti arahan Coach Bima, saya harus terus menambah porsi latihan dan selalu bekerja keras untuk bisa bersaing dengan pemain lain," katanya.
Pada musim pertamanya bersama Laskar Joko Tingkir, Shobrian juga memasang target realistis.
Ia ingin lebih dulu menembus susunan sebelas pemain utama sebelum berbicara target yang lebih tinggi.
"Target pribadi musim pertama ini saya berusaha untuk bisa masuk starting XI dulu," pungkasnya.