TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Jenazah Bripda Rasdiansa Mokoginta anggota Polres Bolmong yang ditemukan tewas dalam kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) maut, Jumat 7 Agustus 2026 di desa Komangaan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, telah dimakamkan.
Korban yang akrab disapa Teguh ini dimakamkan di desa Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut).
Isak tangis keluarga mengiringi kepergian anak bungsu dari lima bersaudara tersebut.
Menurut penuturan keluarga, korban Teguh Mokoginta sudah tak pulang selama dua hari.
Pihak keluarga juga sudah menghubungi teman-teman korban, tapi jawaban mereka selalu sama.
"Teman-temannya bilang dia sudah pulang sejak apel malam dua hari lalu," kata salah seorang keluarga kepada Tribunmanado.co.id.
Keluarga tak menaruh curiga, karena korban memang punya banyak teman.
"Kami pikir mungkin ada disalah satu kediaman temannya di Kotamobagu. Tapi ternyata tidak," ucapnya.
Kabar soal ditemukannya korban membuat syok keluarga.
Sang kakak juga terus menangis ketika jenazah dimakamkan siang tadi.
"Kami masih tak percaya," kata dia.
Sementara itu, Kapolred Bolmong AKBP Reza Morandy Tarigan mengatakan korban dilaporkan sempat ikut apel pada Rabu 5 Agustus 2026 malam.
"Laporan yang masuk ke saya korban ikut apel pada Rabu malam. Saya juga tak menyangka kejadian ini bakal terjadi," ungkap dia.
Prosesi pemakaman Bripda Teguh Mokoginta dilakukan secara kedinasan, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan penghargaan negara atas jasa serta pengabdian almarhum.
Upacara ini dipimpin oleh seorang Inspektur dan melibatkan pasukan bersenjata serta tembakan salvo. (Nie)
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini