TRIBUNWOW.COM – Ratusan senjata api, airsoft gun, amunisi, hingga barang bukti lain ditemukan di sebuah ruangan yang sebelumnya ditempati mantan Ketua Pengurus Yayasan sekolah swasta berinisial IWD di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi kini menyelidiki asal-usul barang-barang tersebut, termasuk dugaan adanya bunker di dalam ruangan.
Pihak sekolah awalnya membuka ruangan tersebut pada 10 Juli 2026 untuk mengambil perlengkapan yang dibutuhkan siswa. Ruangan itu sebelumnya digunakan oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD yang telah diberhentikan sejak April 2026.
Saat ruangan dibuka, pihak sekolah menemukan ratusan senjata api, airsoft gun, serta amunisi yang tersimpan di dalamnya. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, membenarkan bahwa polisi sedang melakukan penyelidikan atas temuan tersebut.
Baca juga: Anak Naik Kereta Api Tanpa Pendamping Orang Tua, Begini Cara dan Syarat yang Wajib Disiapkan
Baca juga: Sosok Jenderal Suryo Disebut Mengetahui Rencana Ekskul Menembak terkait Temuan 995 Senpi
Dari hasil pendataan awal, barang yang ditemukan meliputi senjata dengan berbagai kaliber, karabin M4, airsoft gun, magazine jenis Glock, alat pembuat peluru, serta puluhan butir amunisi.
Selain itu, petugas juga menemukan satu kotak yang diduga berisi materi bermuatan pornografi serta beberapa paket yang diduga berisi narkotika.
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengungkapkan adanya dugaan ruangan tersebut memiliki bunker yang diduga masih menyimpan barang-barang lainnya.
Namun hingga kini ruangan yang diduga bunker tersebut belum dapat dibuka karena kuncinya diduga masih dikuasai oleh IWD.
Pihak sekolah berharap kepolisian segera menindaklanjuti penyelidikan, termasuk membuka ruangan yang diduga bunker untuk memastikan ada atau tidaknya barang lain di dalamnya.
(Tribun-Video.com/Rima Anggi Pratiwi)