TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Pemkab Jember menggelar International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 selama tiga hari.
Event kompetisi marching band ini berlangsung mulai Jumat (7/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026).
32 tim yang berasal dari dalam negeri, dan luar negeri memeriahkan event tersebut.
Tim dari luar negeri ada Brass Projection dari Thailand. Tim ini merupakan kelompok marching band dari Samutprakan School, satu SMA di Samut Prakan, sebuah Provinsi di Thailand bagian Tengah.
Tim lain berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, seperti dari Jember, Banyuwangi, Blitar, Malang, Pasuruan, Kediri, Tegal, juga Yogyakarta.
Baca juga: Bupati Lumajang Perpanjang Kebijakan WFH ASN Hingga September: Hemat Anggaran Rp 467 juta Perbulan
IJMC 2026 menyajikan dua kategori kompetisi yakni Concert Music Art, dan Music Battle.
Keseruan kompetisi marching band tingkat Asia ini bisa disaksikan di GOR PKPSO Kaliwates, Jember pada Jumat (7/8/2026) dan Minggu (9/8/2026).
Di GOR, penonton akan disuguhi keciamikan perpaduan musik dan atraksi gerak antara lain lewat Brass Battle dan Drum Battle.
Sedangkan masyarakat yang ingin melihat keunggulan kelompok marching band dalam parade, bisa menyaksikan ketika Street Parade yang akan digelar Sabtu (8/8/2026). Street Parade ini bisa disaksikan di Alun-alun Jember, mulai sore hingga malam hari.
Ketua Panitia IJMC, Tri Basuki, mengatakan event IJMC 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Kabupaten Jember sebagai salah satu pusat pertunjukan marching band berskala nasional dan internasional.
Menurutnya, IJMC bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah silaturahmi dan pertukaran Budaya.
"Juga peningkatan kualitas marching band. Kehadiran peserta dari Thailand menjadi bukti jika IJMC kian diakui di tingkat internasional," ujar Tri Basuki, Jumat (7/8/2026).
Kompetisi IJMC 2026 mempertandingkan empat kelas yakni Junior Class, Senior Class, Open Class, dan Military Class.
Selain menyajikan hiburan dan ajang unjuk bakat, perhelatan ini diyakini berdampak positif bagi perekonomian di Kabupaten Jember.
"Kami berharap masyarakat Jember turut merasakan manfaat ekonomi dari event ini, seperti sektor perhotelan, kuliner, UMKM, juga transportasi. Tentunya destinasi wisata Jember juga kami harapkan turut merasakan dampaknya," tegas Tri Basuki.
Tim dari Thailand
Brass Projection dari Thailand, merupakan satu marching band dari luar negeri yang turut berkompetisi di IJMC 2026.
Tim ini merupakan kelompok marching band dari Samutprakan School, sebuah SMA di Samut Prakan, satu provinsi di Thailand bagian Tengah.
Tanawut, Pelatih dari Brass Projection mengatakan, baru kali pertama tim-nya mengikuti kompetisi marching band di luar negeri.
"Ini yang pertama kami ikut kompetisi ke luar negeri, di Indonesia ini yang pertama. Kami ikut karena untuk meningkatkan dan menantang kemampuan anak-anak," ujar Tanawut kepada Tribun Jatim Network, Jumat (/8/2026).
Mereka percaya diri berkompetisi keluar negeri, karena Tim ini menjuarai kompetisi tingkat nasional dua tahun berturut.
"Kami membawa 24 pemain, dan empat staf," terangnya.
Ketika ditanya tentang Jember, Tanawut menjawab dalam komentar guyonan.
"Apakah anda bisa menunjukkan di mana orang menjual es?," tanyanya yang langsung disahut tawa bersama.
Dia menyebut cuaca di Jember terbilang panas, sehingga dia membutuhkan es.
"Saat saya datang ke sini, saya merasa antusias dengan segalanya dan berusaha mempelajari budayanya," tegas Tanawut yang mengaku baru kali pertama datang ke Kabupaten Jember.
(Sri Wahyunik/TribunJatimTimur.com)