Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
Devira Prastiwi August 08, 2026 01:30 AM

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menilai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memiliki karakter khas masyarakat Indonesia Timur yang blak-blakan. Namun, menurut Prabowo, sifat tersebut kini lebih terkontrol berkat pengaruh sang istri yang berasal dari Pulau Jawa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan bedah buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

"Orang Indonesia Timur itu ciri khasnya blak-blakan. Di alam Indonesia kadang-kadang tidak boleh terlalu blak-blakan. Nah, ini saya kira pengaruh istrinya Pak Bahlil ini. Jadi Anda (istri Bahlil, Sri Suparni) berhasil-lah agak menjinakkan orang Indonesia Timur," ujar Prabowo.

Prabowo kemudian memuji kemampuan Bahlil dalam membangun komunikasi dengan berbagai kalangan. Bahkan, menurutnya, Bahlil mampu membuat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tertawa.

"Orang Indonesia Timur itu keras, cepat naik. Tapi saya perhatikan beliau (Bahlil), orang Indonesia Timur tapi pandai," kata Prabowo, yang kemudian disambut tawa hadirin.

"Kalau aku lihat beliau, bisa bikin Pak Jokowi ketawa. Orang Solo itu susah ketawa," lanjutnya.

Prabowo juga sempat berkelakar membandingkan karakter masyarakat Solo dengan Banyumas.

"Orang Solo itu kalem, lain sama Banyumas. Kalau Banyumas itu Batak-nya orang Jawa. Kita ngobrol dianggap kita bertengkar. Tapi hari ini Prabowo sangat sopan. Hari ini adalah harinya Bahlil," ujarnya.

 

Tetap Hadir Meski Sedang Flu

Presiden Prabowo Subianto pada acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad Bahlil Lahadalia, Jumat (7/8/2026). (Liputan6.com/Devira)
Presiden Prabowo Subianto pada acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad Bahlil Lahadalia, Jumat (7/8/2026). (Liputan6.com/Devira)

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan sempat berencana tidak menghadiri peluncuran buku Bahlil karena sedang kurang sehat. Namun, respons Bahlil membuatnya mengurungkan niat tersebut.

"Saya juga bingung, ilmunya apa beliau (Bahlil) ini? Saya ini lagi flu. Saya sudah izin sama beliau, 'Pak Bahlil, besok mungkin saya enggak hadir ya peluncuran buku Anda'," cerita Prabowo.

Menurut Prabowo, Bahlil tidak memaksa dirinya untuk hadir, tetapi menyampaikan harapan dengan cara yang membuatnya sulit menolak.

"(Dijawab) 'Siap, terserah Bapak. Kita kan yang penting batin kita. Walaupun tidak ketemu fisik, siap terserah Bapak. Tapi kalau kuat ya mohon hadir, Pak'," ujar Prabowo menirukan jawaban Bahlil.

Prabowo kemudian kembali berkelakar mengenai perpaduan karakter Bahlil dan istrinya.

"Ini bahaya, orang Indonesia Timur kawin sama orang Jawa, bahaya ini. Dia belajar ilmu. Jadi orang Jawa itu repotnya begitu, ada ilmunya menghadapi orang Jawa itu. Akhirnya saya menguat-nguatkan diri hadir hari ini," katanya.

Di akhir sambutannya, Prabowo menegaskan hubungan dirinya dengan Bahlil bukan hanya sebagai presiden dan menteri, tetapi juga sebagai mitra politik.

"Tapi benar, karena beliau tidak hanya anak buah. Dia menteri, tapi juga dia mitra, karena Ketua Umum partai yang besar, Golkar. Kita ini politik di Indonesia harus politik kebersamaan. Jadi selain beliau menteri, beliau juga Ketua Umum partai," tutup Prabowo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.