Awalnya Pilih Diam, Daus Mini Akhirnya Lapor Polisi Gegara Akun TikTok Palsu, Mengaku Dirugikan
Candra Isriadhi August 08, 2026 10:06 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Komedian Daus Mini mengambil langkah hukum setelah identitasnya diduga dicatut oleh sebuah akun TikTok.

Akun tersebut disebut menggunakan nama Daus Mini dan diduga mengunggah konten bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA.

Merasa namanya disalahgunakan, Daus akhirnya memutuskan untuk melaporkan dugaan pencatutan identitas tersebut ke Polda Metro Jaya.

KABAR ARTIS - Daus Mini mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).
KABAR ARTIS - Daus Mini mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). (Warta Kota)

Daus mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Daus tidak datang seorang diri.

Ia didampingi kuasa hukumnya, Zacky Alatas, untuk membuat laporan terkait akun media sosial yang dianggap telah merugikan dirinya.

Menurut Daus, akun TikTok tersebut dibuat tanpa sepengetahuan maupun persetujuannya.

Baca juga: 20 Tahun Lamanya Alyssa Soebandono Idap Kelainan di Tubuhnya, Akhirnya Tahun 2026 Jalani Operasi

Ia mengaku pada awalnya memilih untuk diam dan tidak mempermasalahkan keberadaan akun tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas akun yang mengatasnamakan dirinya justru dinilai semakin merugikan.

"Daus ke sini mau buat laporan, melaporkan oknum yang sudah membuat akun media sosial mengatasnamakan saya. Dari kemarin saya diam saja, tapi semakin parah," kata Daus.

Daus Mini ditemui ketika hadir dalam sebuah acara di kawasan Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/11/2018).
Daus Mini ditemui ketika hadir dalam sebuah acara di kawasan Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/11/2018). (KOMPAS.com/IRA GITA)

Daus mengaku persoalan tersebut tidak bisa lagi dibiarkan begitu saja.

Pasalnya, penggunaan namanya pada akun tersebut membuat sebagian orang mengira bahwa akun itu benar-benar milik sang komedian.

Kondisi tersebut kemudian membuat Daus merasa dirugikan, terutama secara immaterial.

Ia khawatir berbagai unggahan yang dibuat oleh akun tersebut akan terus dikaitkan dengan dirinya, meski dirinya sama sekali tidak mengetahui maupun terlibat dalam pembuatan konten tersebut.

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Sarwendah, Ternyata Pernah Diselingkuhi Ruben Onsu, Sosok Pasangan Disorot

Terlebih, akun yang menggunakan identitasnya itu diduga mengunggah konten bernuansa SARA.

Karena itulah Daus memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum agar identitasnya tidak terus disalahgunakan.

Daus berharap laporan yang dibuatnya dapat membantu mengungkap pihak di balik akun TikTok tersebut.

LAPORAN POLISI - Daus Mini melaporkan tiga akun media sosial TikTok ke Polda Metro Jaya usai menjadi korban dugaan pencemaran nama baik, Jumat (7/8/2026). (Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah)

Ia juga ingin memberikan kejelasan kepada publik bahwa akun yang dimaksud bukanlah akun media sosial yang dibuat atau dikelolanya.

Langkah hukum ini sekaligus menjadi bentuk upaya Daus untuk melindungi nama baiknya dari berbagai unggahan yang tidak pernah dibuat olehnya.

Kini, Daus menyerahkan proses selanjutnya kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan dugaan pencatutan identitas tersebut.

 

Daus menyebut akun itu diduga memuat unggahan bernuansa SARA sehingga berdampak pada citra dan reputasinya di hadapan masyarakat.

"Dia melanggar UU ITE, melakukan penghinaan SARA di akun TikTok yang mengatasnamakan nama Daus," ujarnya.

Akibatnya, Daus mengaku sempat mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat menghadiri sebuah acara.

Ia mengaku ditatap sinis dan ditunjuk oleh sejumlah orang yang mengira unggahan tersebut berasal darinya.

"Saya harus jelaskan kalau itu bukan saya, karena ada akun TikTok yang mengatasnamakan Daus," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Daus, Zacky Alatas, mengatakan pihaknya sebenarnya telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik.

Menurutnya, mereka sempat memberikan peringatan kepada pengelola akun agar menghentikan unggahan yang dinilai merugikan kliennya. Namun, peringatan itu tidak diindahkan.

"Kami sudah memberikan peringatan, tetapi malah diabaikan. Justru unggahannya semakin menjadi-jadi," ujar Zacky.

Karena tidak ada itikad baik dari pihak yang mengelola akun tersebut, Daus akhirnya memilih menempuh jalur hukum.

Selain dugaan unggahan bermuatan SARA, Zacky menyebut terdapat unsur dugaan ancaman.

Namun, untuk sementara laporan yang diajukan lebih difokuskan pada dugaan pelanggaran terkait konten bernuansa SARA.

Pihak Daus berharap laporan tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum sehingga memberikan efek jera kepada pihak yang diduga mencatut identitas dan merugikan orang lain melalui media sosial.

(Tribunnewsmaker.com/WartaKotalive.com/Arie Puji Waluyo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.