TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono memastikan kekurangan 65 tenda untuk penataan pelaku UMKM Jalan Bung Karno akan dituntaskan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sadewo mengatakan, pihaknya tengah mencari sumber pendanaan dari sejumlah pihak untuk memenuhi kebutuhan tenda tersebut.
"Pokoknya enggak pakai APBD. Saya carikan. Saya mintakan dari Toko Daging Nusantara. Tuntas lah ya, 65 ini, 565, saya akan pastikan tuntas," kata Sadewo saat ditemui Tribunbanyumas.com, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, kebutuhan tenda tersebut tinggal menunggu realisasi bantuan dari sejumlah pihak.
Sadewo menyebut, beberapa pihak sudah menyatakan kesiapan untuk membantu pengadaan tenda.
"Ini tinggal dengan BRI. Kalau ajeg sudah ada yang siap lagi. BSI sudah siap, Baznas sudah siap, BNI kan janjinya 300, Baznas 200. Kurang 65," ujarnya.
Untuk memenuhi kekurangan tersebut, Sadewo mengatakan masih membuka peluang bantuan dari pihak lain.
"Mudah-mudahan bisa dari Semen Bima lah atau dari Kadin lah," katanya.
Ia mengaku mencari solusi tersebut karena sebelumnya sudah menyampaikan komitmen menyelesaikan kebutuhan tenda.
Selain memastikan ketersediaan tenda, Sadewo mengatakan penataan kawasan UMKM nantinya akan dilakukan dengan konsep yang lebih rapi.
Menurutnya, konsep penataan kawasan tersebut akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).
"Konsep penataan itu PU," katanya.
Sadewo meyakini penataan yang lebih baik akan membuat pengunjung merasa lebih nyaman ketika berada di kawasan tersebut.
"Jadi gini, kalau sudah tertata rapi, saya yakin pengunjung semakin nyaman," ujarnya.
Di sisi lain, Sadewo juga menyinggung kekhawatiran sejumlah pelaku UMKM terkait rencana pemindahan dan penataan kawasan tersebut.
Sebelumnya, kata dia, BST sempat memasang spanduk terkait penataan tersebut.
Namun, persoalan itu kemudian dibahas bersama.
"Mereka yang pada khawatir kemarin kan BST masang spanduk. Kita panggil lah. Karena itu komitmen dari awal," kata Sadewo.
Baca juga: Alasan Bupati Banyumas Sadewo Tolak Mobil Dinas Baru Senilai Rp 1,7 Miliar
Ia menegaskan, pemindahan pelaku UMKM akan dilakukan secara serempak.
"Mereka mau dipindah asalkan serempak. Itu saya pegang dari waktu saya wakil bupati. Pokoknya tanpa kompromi karena itu komitmen awal," tegasnya.
Penataan dilakukan mengembalikan fungsi trotoar dan badan jalan sebagai fasilitas umum.
Pedagang mengaku siap mengikuti kebijakan tersebut, tetapi khawatir omzet menurun karena lokasi baru belum tentu seramai Jalan Bung Karno.
Hani, pedagang jus, mengatakan saat ini mampu menjual sekitar 50 cup pada hari biasa dan hingga 200 cup saat akhir pekan, salah satunya karena lokasi mudah dijangkau pengendara.
Pemkab Banyumas menyiapkan sekitar 500 unit tenda, terdiri dari 300 bantuan CSR BNI dan 200 dari Baznas.
Sementara jumlah PKL diperkirakan mencapai 565 orang, sehingga masih ada kekurangan 65 tenda yang tengah diupayakan Bupati Banyumas. (jti)