Rumah Terduga Pelaku Kasus Perampokan Bos Konter HP di Ambarawa Didatangi Puluhan Warga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Rumah salah satu terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone Candra Waskito (25) , di Green Ambarawa Residence Kabupaten Semarang, didatangi puluhan warga, Jumat (7/8/2026) malam.
Sejumlah akun TikTok juga menyiarkan secara langsung peristiwa tersebut.
Para netizen pun mempertanyakan perkembangan kasus tersebut maupun memberikan informasi melalui kolom komentar.
Personel Polsek Ambarawa bersama kemudian melakukan pengamanan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban. Petugas juga meminta massa yang berkumpul untuk membubarkan diri.
Baca juga: Sosok Candra Bos Konter Ambarawa yang Jasadnya Ditemukan di Grobogan, Ramah Suka Sedekah
Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti mengatakan, situasi di sekitar lokasi pada malam tersebut tidak sampai terjadi kericuhan.
Menurutnya, sejumlah pengendara hanya terlihat mondar-mandir di sekitar wilayah Banyubiru, Ambarawa, hingga Bawen.
"Cuma warwer (hilir mudik) begitu saja. Yang bikin heboh itu karena ada yang live. Itu cuma warwer motor-motor, dari Banyubiru ke Bawen muter ke Pasar Projo, balik lagi. Mereka tidak turun-turun," ujar AKP Ririh, saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).
Ia mengatakan, situasi yang ramai justru terjadi karena sejumlah warga perumahan melakukan penjagaan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
"Yang ramai itu karena yang dari perumahan berjaga-jaga," katanya.
Menurut AKP Ririh, aktivitas warga dan pengendara tersebut terjadi selepas salat Isya hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Polisi kemudian meningkatkan pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
"Itu kejadian habis Isya, jam 9-an. Itu jalan-jalan terus, mondar-mandir motor-motor," ungkapnya.
Pengamanan dan patroli kemudian terus dilakukan polisi hingga situasi benar-benar kembali normal. Kapolsek menyebut, sekitar pukul 01.15 WIB kondisi di lokasi sudah bersih dan tidak lagi terlihat aktivitas warga yang berkerumun.
"Jam 01.15 sudah bersih, tidak ada sliwer-sliwer. Kita langsung melaksanakan pengamanan sampai benar-benar kondusif," jelasnya.
Selama kasus perampokan bos konter Ambarawa berproses, AKP Ririh menyebut, Polsek Ambarawa mengintensifkan patroli, baik malam maupun siang hari. Selain itu, pihaknya meminta warga di lingkungan perumahan untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan melalui pos ronda.
"Siang patroli, malam kita giatkan. Kepada perumahan situ diaktifkan lagi pos kampling, digalakkan, diaktifkan. Jika ada sesuatu, telepon ke Polsek Ambarawa," katanya.
Sementara itu, Ririh memastikan, seluruh terduga pelaku dalam kasus yang menewaskan Candra Waskito telah diamankan.
"Pelaku sudah tertangkap semua," ucapnya. (eyf)