TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – PSS Sleman bakal menggelar peluncuran tim untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027 dengan konsep yang cukup meriah.
Acara Team Launching PSS Sleman 2026/2027 tersebut akan dirangkai dengan laga uji coba menghadapi kontestan Championship, Kendal Tornado FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (8/8/2026).
Tak hanya memperkenalkan skuad yang akan menjadi kekuatan PSS Sleman musim depan, agenda tersebut juga menjadi kesempatan bagi Laskar Sembada untuk menunjukkan kesiapan mereka sebelum kompetisi resmi bergulir.
Berdasarkan rundown yang telah disiapkan, rangkaian acara akan dimulai pada pukul 14.30 WIB dengan pembukaan gerbang stadion.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan opening ceremony pada pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, pada pukul 15.35-15.55 WIB, agenda dilanjutkan dengan pengenalan sponsor.
Memasuki pukul 15.55 WIB, perhatian akan beralih pada jersey launching PSS Sleman untuk musim 2026/2027. Setelah peluncuran jersey, klub akan memperkenalkan satu per satu skuad PSS Sleman musim 2026/2027 mulai pukul 16.15 hingga 17.05 WIB.
Usai pengenalan skuad, acara dilanjutkan dengan anthem ceremony selama 10 menit. Kemudian, para suporter maupun penonton mendapat kesempatan berinteraksi lebih dekat dengan pemain melalui agenda player meet & greet pada pukul 17.15-17.30 WIB.
Setelah seluruh rangkaian seremoni tersebut, acara akan dihentikan sementara untuk salat Magrib pada pukul 17.30-18.00 WIB.
Baca juga: Jadwal PSS Sleman di Super League 2026/2027 Resmi Dirilis, Laga Perdana Lawan Bali United
Selepas jeda, agenda utama berupa pertandingan uji coba PSS Sleman kontra Kendal Tornado FC akan dimulai pada pukul 18.30 WIB.
Laga ini sekaligus menjadi kesempatan bagi pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, untuk melihat perkembangan timnya setelah menjalani persiapan pramusim.
Huistra menilai para pemainnya mengalami perkembangan cukup signifikan dalam sepekan terakhir.
Dari sisi taktikal, pelatih asal Belanda tersebut juga melihat skuadnya sudah semakin matang.
“Menurut saya, itu memang hal yang harus dilakukan oleh pemain profesional,” ujar Huistra.
Karena itu, laga melawan Kendal Tornado FC dinilai menjadi momentum yang tepat untuk menguji kesiapan tim, termasuk melihat adaptasi para pemain anyar yang didatangkan PSS untuk menghadapi Super League 2026/2027.
“Kami harus mempersiapkan para pemain dengan sangat baik untuk itu,” tegasnya.
Meski Kendal Tornado FC bermain di kasta kedua, Huistra enggan menganggap remeh calon lawannya.
Ia menilai tim besutan Stefan Keeltjes tersebut memiliki kualitas yang cukup baik.
“Jadi kami butuh kebugaran dan kekuatan yang lebih,” beber Huistra.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga sekitar pukul 19.45 WIB, sebelum jeda babak pertama.
Setelah itu, babak kedua akan kembali dimulai pada pukul 20.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 20.45 WIB.
Rangkaian Team Launching PSS Sleman 2026/2027 kemudian ditutup dengan anthem dan closing pada pukul 20.45-21.00 WIB.
Di kubu lawan, pelatih Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes menyebut pertandingan menghadapi PSS Sleman menjadi bagian dari program persiapan timnya.
Dalam tiga pekan pertama, Kendal Tornado lebih banyak berfokus pada peningkatan kondisi fisik pemain serta pembentukan prinsip-prinsip bermain.
Memasuki pekan keempat, tim mulai meningkatkan porsi latihan taktikal.
“Uji coba melawan PSS ini menjadi bagian dari program latihan di minggu keempat. Tiga minggu sebelumnya kami lebih banyak fokus pada fisik dan prinsip-prinsip bermain. Baru minggu keempat ini kami mulai masuk ke aspek taktikal,” kata Stefan.
Menurutnya, menghadapi tim yang berkompetisi di Super League menjadi kesempatan berharga untuk mengukur perkembangan skuadnya.
Ia ingin melihat sejauh mana karakter permainan yang dibangun selama tiga pekan terakhir bisa diterapkan dalam pertandingan.
Selain itu, kondisi fisik dan mental pemain juga akan menjadi perhatian, terlebih mereka harus menghadapi tim kasta tertinggi di hadapan penonton.
Meski demikian, Stefan tidak menjadikan hasil akhir sebagai target utama.
“Soal hasil saya tidak terlalu memikirkan. Yang lebih penting adalah melihat hasil kerja keras mereka selama tiga minggu ini, terutama perkembangan dari sisi fisik,” tuturnya. (*)