Laporan Wartawan Tribun Papua, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, YAHUKIMO – Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) - Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim menemukan barang yang diduga bom di kawasan Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Klaim tersebut disampaikan menyusul dugaan digencarkannya operasi militer darat dan udara oleh aparat keamanan TNI-Polri di wilayah pemukiman warga sipil Korowai sejak 15 Juli hingga 8 Agustus 2026.
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebutkan pihaknya menerima laporan resmi terkait situasi keamanan tersebut dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka.
Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Bertanggung Jawab Atas Tewasnya 5 Pekerja Proyek PT Modern di Tolikara
"Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka, bahwa serangan darat dan udara terjadi di pemukiman warga sipil di Korowai," ujar Sebby Sambom melalui siaran pers resmi, Sabtu (8/8/2026).
Selain mengklaim menemukan barang diduga bom, OPM menyebut dampak dari operasi tersebut telah memicu gelombang pengungsian warga sipil secara masif.
Lebih dari 600 warga sipil Korowai dilaporkan melarikan diri dan mengungsi ke sejumlah daerah tetangga, meliputi Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang (Oksibil), Boven Digoel, hingga Asmat.
Tidak hanya itu, TPNPB-OPM juga mengklaim terdapat tiga orang warga sipil yang dilaporkan meninggal dunia selama berlangsungnya penyerangan tersebut.
Tantang TNI-Polri Hadapi Kelompok Bersenjata
Dalam laporan yang sama, Mayor Kopitua Heluka secara terbuka mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden penembakan dan penyerangan terhadap aparat TNI yang terjadi sebelumnya di wilayah Korowai.
Namun, ia mendesak agar TNI-Polri segera menghentikan seluruh bentuk operasi militer maupun serangan udara di kawasan pemukiman warga.
Heluka meminta aparat agar memfokuskan pengejaran langsung terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM, bukan menyasar wilayah yang dihuni masyarakat sipil.
"Kami mengingatkan kepada TNI-Polri agar tidak melakukan operasi maupun serangan udara di Korowai. Jika ingin menghadapi kami, silakan datang ke Jalan Gunung. Jangan melakukan serangan terhadap warga sipil di Korowai," kata Kopitua Heluka.
Baca juga: Viral Video OPM Tembak Mati 3 Warga Sipil di Yahukimo Papua Pegunungan, TNI Pasang Badan
Ia menegaskan posisi dirinya bersama jajaran komandan dan pasukan TPNPB-OPM saat ini masih berada di markas mereka di kawasan Jalan Gunung, Kabupaten Yahukimo.
"Hari ini saya bersama pasukan dan beberapa komandan berada di Jalan Gunung. Kami tidak ke mana-mana. Jika TNI-Polri ingin mengejar kami, silakan datang ke Jalan Gunung, kami siap hadapi," pungkasnya.