BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan haul ke-3 KH Yazid Fahmi di Langgar At Taqwa, Jalan Pelita, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/8/2026).
Ratusan warga tampak antusias hadir mengikuti rangkaian kegiatan haul ulama kharismatik yang dikenal sebagai pendiri Madrasah Takmiliyah Awwaliyah At Taqwa tersebut.
Sejak sebelum kegiatan dimulai, masyarakat sekitar turut bergotong royong membantu persiapan pelaksanaan haul.
Panitia dan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, bahu-membahu menyiapkan berbagai kebutuhan hingga kegiatan haul dapat terlaksana dengan lancar.
Salah seorang panitia sekaligus tokoh masyarakat Jalan Pelita, H Akhmad Zarkasi, mengatakan pelaksanaan haul merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya mengenang kembali keteladanan KH Yazid Fahmi semasa hidup.
Baca juga: Tiga Rumah dan Satu Gudang Ludes Terbakar di Desa Tarungin Tapin, Pemdes Buka Donasi
Menurutnya, masyarakat diharapkan dapat mengambil pelajaran dari akhlak dan perjuangan almarhum dalam kehidupan sehari-hari.
"Alhamdulillah, masyarakat sangat membantu. Laki-laki dan perempuan bekerja sama untuk mempersiapkan kegiatan ini," ujarnya.
Ia berharap peringatan haul tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk meneladani kehidupan KH Yazid Fahmi.
"Mudah-mudahan dengan adanya haul ini, masyarakat dapat meneladani tingkah laku guru kami dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Bagi H Akhmad Zarkasi, sosok KH Yazid Fahmi meninggalkan kesan mendalam.
Matanya bahkan tampak berkaca-kaca ketika mengenang sosok almarhum yang semasa hidupnya dikenal gigih dalam belajar dan mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat.
Ia mengaku berkesempatan melihat langsung keseharian KH Yazid Fahmi karena tempat tinggal mereka berdekatan.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang hampir tidak memiliki waktu terbuang. Selain belajar dan mengajar, waktunya banyak dihabiskan untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan syiar Islam.
"Alhamdulillah, kami bisa belajar dari beliau dan melihat langsung tingkah laku beliau sehari-hari. Kebetulan kami bersebelahan, jadi tahu persis bagaimana keseharian beliau," tuturnya.
Kenangan terhadap KH Yazid Fahmi juga disampaikan guru muda, KH Ahmad Barmawi, yang hadir memberikan tausiyah dalam rangkaian haul.
Dalam tausiyahnya, ia mengenang KH Yazid Fahmi sebagai ulama yang sederhana, namun memiliki semangat besar dalam menyampaikan ilmu agama.
Ilmu yang disampaikan almarhum, menurutnya, tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga diamalkan dan dipraktikkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam beribadah.
Sementara itu, H Fadli, tokoh masyarakat sekaligus pengajar di MTs Negeri 2 Tapin, memiliki kenangan panjang bersama KH Yazid Fahmi.
Kebersamaan tersebut bahkan telah terjalin sejak dirinya masih berstatus mahasiswa hingga kemudian menjadi seorang pendidik.
H Fadli juga mengenang kebersamaan mereka saat berangkat ke Martapura untuk mengikuti pengajian Sekumpul.
Baca juga: Daftar Sebaran Hotspot di Wilayah Tapin Kalsel, Paling Banyak Tapin Selatan
Bagi H Fadli, KH Yazid Fahmi bukan hanya seorang guru, tetapi juga sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan belajar dan kehidupan keagamaannya.
Kenangan dan keteladanan tersebut menjadi salah satu alasan masyarakat terus memperingati haul KH Yazid Fahmi setiap tahunnya.
Melalui haul ke-3 ini, masyarakat berharap perjuangan, ilmu, akhlak, serta semangat almarhum dalam menyiarkan agama Islam di Kabupaten Tapin dapat terus dikenang dan diteruskan oleh generasi berikutnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)