Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Kecelakaan maut yang menewaskan dua siswi MAN 2 Aceh Utara di Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Meunye, Kecamatan Lhoksukon, Jumat (7/8/2026), mendapat perhatian Satlantas Polres Aceh Utara.
Pada Sabtu (8/8/2026), personel Satlantas mendatangi sekolah korban untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.
Dua siswi yang meninggal tersebut sekolah di MAN 2 Aceh Utara, yaitu Deresya Balqis (16) dan Aisya Dila (16), dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Meunye, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (7/8/2026).
Kanit Kamsel Satlantas Polres Aceh Utara, Aipda Agusnawan, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, guru, serta teman-teman kedua korban.
“Kami turut berduka cita atas kepergian kedua ananda kita. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala kesalahannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Aipda Agusnawan.
Baca juga: Penimbun 440 Liter BBM Subsidi di Aceh Utara Divonis 8 Bulan, Operator SPBU 2 Bulan Penjara
Selain menyampaikan belasungkawa, personel Satlantas juga memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar.
Aipda Agusnawan mengatakan kecelakaan yang merenggut nyawa dua siswi tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pelajar agar lebih berhati-hati ketika berada di jalan raya.
Para pelajar diingatkan agar tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Bagi pelajar yang telah memenuhi persyaratan berkendara, mereka diminta selalu menggunakan helm berstandar SNI dengan benar, tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.
Pelajar juga diminta tidak melakukan manuver mendahului kendaraan lain apabila kondisi jalan belum benar-benar aman.
“Keselamatan jangan hanya dianggap sebagai aturan yang harus dipatuhi karena takut ditegur atau ditindak petugas. Jadikan keselamatan sebagai kesadaran bahwa keluarga selalu menunggu kita pulang dengan selamat,” kata Agusnawan.
Kecelakaan yang menewaskan dua siswi MAN 2 Aceh Utara tersebut terjadi di Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Meunye, Kecamatan Lhoksukon, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario BL 4860 KBM yang dikendarai Deresya Balqis dengan membonceng Aisya Dila dan satu unit Mitsubishi Colt Diesel BL 8708 LF.
Berdasarkan penanganan awal Satlantas Polres Aceh Utara, sepeda motor yang dikendarai kedua korban melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Saat hendak mendahului sepeda motor Honda Scoopy yang identitas pengendaranya belum diketahui, diduga terjadi senggolan.
Akibat senggolan tersebut, Honda Vario yang dikendarai Deresya kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke arah kanan badan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Mitsubishi Colt Diesel.
Baca juga: Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk usai Motor Bersenggolan saat Mendahului di Lhoksukon
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Kedua siswi tersebut mengalami luka fatal dan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto MH, melalui Kasat Lantas Polres Aceh Utara Iptu Sofyan Kurniawan MH, sebelumnya menyampaikan bahwa petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Polisi juga masih mendalami rangkaian kecelakaan tersebut, termasuk keberadaan sepeda motor Honda Scoopy yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.(*)