TRIBUNPADANG.COM, PADANG-Ratusan pelajar di Kota Padang mendapatkan pengalaman berharga saat mendatangi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Kendari yang sedang bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan wisata edukasi ini dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa untuk mengenal lebih dekat peran strategis TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kemeriahan agenda kunjungan ke armada tempur pertahanan laut tersebut diikuti oleh sejumlah institusi pendidikan di wilayah Kota Padang, salah satunya rombongan dari SMP IT Adzkia Padang.
Baca juga: Resmi Dilantik! Ini Daftar Nama Pejabat Baru Pemkab Tanah Datar, Bupati Minta Langsung Gaspol
Para pelajar terlihat antusias menyusuri setiap sudut kapal pertahanan tersebut, mulai dari area ruang kendali utama hingga mempelajari fungsi teknis berbagai kompartemen kapal perang milik TNI AL.
Dilansir dari laman Diskominfo Padang hari ini, Sabtu (8/8/2026), kegiatan luar kelas ini sengaja dihadirkan untuk memberikan stimulus pembelajaran interaktif serta pengalaman nyata bagi para generasi muda.
Guru pendamping SMP IT Adzkia Padang, Sasri Putri Yulia, mengungkapkan bahwa pihak sekolah sengaja memboyong para murid agar dapat menyerap pengetahuan secara langsung di lapangan yang tidak dijumpai di dalam buku teks sekolah.
Ia menilai bahwa kesempatan berinteraksi langsung dengan alutsista Tentara Nasional Indonesia merupakan momentum yang terbilang langka bagi kalangan pelajar tingkat menengah.
Kegiatan bernilai edukatif tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi positif sekaligus memperluas cakrawala berpikir para siswa terkait ragam profesi di masa depan.
"Kesempatan seperti ini sangat jarang didapatkan. Kegiatan ini bagus untuk edukasi sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak," kata Sasri.
Pihak sekolah berharap pemahaman langsung mengenai dunia kebaharian dapat memicu lahirnya bakat, minat, serta cita-cita baru bagi para peserta didik.
"Kami membawa siswa SMP agar mereka mengenal lebih banyak profesi dan peluang di masa depan. Mudah-mudahan pengalaman ini dapat memunculkan bakat, minat, dan semangat mereka dalam meraih cita-cita," tuturnya.
Baca juga: Lewat "Jempol Narsis", Sawahlunto Percepat Kepemilikan KTP-el Pelajar
Selain menyoroti manfaat langsung bagi siswa, Sasri turut memberikan apresiasi atas peran Pemerintah Kota Padang yang terus konsisten memfasilitasi agenda pendidikan berbobot bagi perkembangan anak didik.
Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi pertahanan dinilai memberikan dampak nyata dalam menghadirkan ruang belajar alternatif yang berkualitas di Kota Padang.
Ia pun menyuarakan harapannya agar agenda kunjungan edukatif serupa dapat diprogramkan secara rutin pada masa-masa mendatang.
"Semangat terus untuk Pemerintah Kota Padang dalam melakukan berbagai perubahan dan mendukung dunia pendidikan," ungkap Sasri.
"Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara berkala karena sangat bermanfaat bagi anak-anak," tambahnya.
Suasana keceriaan serta rasa ingin tahu yang tinggi tampak mendominasi raut wajah para peserta sepanjang menyusuri fasilitas KRI Teluk Kendari.
Salah seorang siswi Kelas VIII SMP IT Adzkia Padang, Keisha Shafira Zahra, membagikan kesannya setelah melihat secara dekat sistem operasional kapal perang tersebut.
Keisha menuturkan bahwa dirinya memperoleh banyak wawasan baru mengenai struktur tata ruang kapal serta cara kerja pusat kendali utama navigasi.
"Saya jadi belajar tentang kegunaan kapal ini, bagaimana pusat pengendalinya, serta mengetahui fungsi setiap lantai yang ada di dalam kapal," kata Keisha.
Bagi Keisha, pembelajaran luar ruangan seperti ini terasa sangat menyenangkan dan tidak membosankan jika dibandingkan dengan pembelajaran teori di dalam kelas.
"Pengalaman ini sangat menambah wawasan saya. Bagus, seru. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan lagi," ucapnya penuh semangat.
Agenda kunjungan ke KRI Teluk Kendari di Pelabuhan Teluk Bayur ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga wadah efektif untuk menanamkan jiwa kebaharian, pemahaman pertahanan negara, serta rasa nasionalisme sejak dini kepada calon generasi penerus bangsa.