Wahana Banana Boat di Pantai Mutiara Trenggalek Jadi Favorit Pengunjung
Rendy Nicko August 08, 2026 08:46 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Bingung menghabiskan libur akhir pekan? Wisata pantai satu ini bisa menjadi pilihan dengan menyuguhkan keindahan sekaligus banyak pilihan wahana yang bisa dinikmati.

Wahana banana boat menjadi salah satu fasilitas yang paling diminati pengunjung di Pantai Mutiara, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Humas dan Pengembangan SDM Pantai Mutiara, Marsum mengatakan pihak pengelola menyediakan sejumlah wahana air yang dapat dinikmati wisatawan.

Beberapa wahana tersebut di antaranya jetski, kapal wisata, banana boat, dan speedboat.

Baca juga: Potensi Konflik Kepentingan Usai Istri Polisi Resmi Jadi Tersangka Arisan Online di Kediri

"Di Pantai Mutiara ada beberapa fasilitas berupa wahana air. Ada jetski, kapal wisata, banana boat, dan speedboat," terang Marsum kepada TRIBUNMATARAMAN.COM, Sabtu (8/8/2026).

Ia menjelaskan, untuk menikmati wahana jetski, pengunjung dikenakan tarif Rp 450 ribu.

Jika ingin menambah dokumentasi menggunakan drone, pengunjung perlu membayar tambahan Rp 200 ribu. Sementara itu, tarif kapal wisata sebesar Rp25 ribu per orang.

Untuk wahana banana boat dikenakan tarif Rp 40 ribu per orang, sedangkan speedboat sebesar Rp 50 ribu.

Menurut Marsum, keberadaan wahana air tersebut bukan merupakan fasilitas yang baru tersedia tahun ini.

Namun, pengelola terus melakukan penambahan fasilitas secara bertahap seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

"Wahana ini sudah lama. Cuma kita selalu menambah sedikit-sedikit mengingat pengunjung yang semakin ramai," ujarnya.

Dari sejumlah wahana yang tersedia, banana boat menjadi fasilitas yang paling banyak digemari pengunjung.

"Yang paling banyak digemari adalah banana boat," kata Marsum.

Dorong Ekonomi Warga

Marsum menaruh harapan besar keberadaan destinasi wisata Pantai Mutiara diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Sehingga aktivitas wisata di Pantai Mutiara dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga para pelaku usaha di dalam destinasi wisata tersebut dapat berkembang.

"Harapannya mudah-mudahan tetap eksis berkelanjutan sehingga pelaku-pelaku usaha yang ada di dalam destinasi wisata itu bisa berkembang, maju, dan sejahtera," ungkapnya.

Selain pengembangan fasilitas wisata, pengelola juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek, khususnya dalam bentuk bimbingan teknis pengelolaan pariwisata dan bantuan sarana prasarana.

Menurut Marsum, bimbingan teknis dari pemerintah sangat dibutuhkan karena dapat menambah pengetahuan pengelola dalam mengembangkan destinasi wisata.

"Kalau dari Pemkab, alhamdulillah selama ini ada bimbingan-bimbingan teknis terkait pengelolaan wisata. Tentunya itu akan menambah ilmu kita karena kita juga sangat kurang tentang ilmu-ilmu wisata," jelasnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan bantuan sarana dan prasarana karena masih terdapat sejumlah kebutuhan yang belum terpenuhi di Pantai Mutiara.

Akses Jalan Masih Jadi Kendala

Pria berkacamata ini mengaku, salah satu kebutuhan yang dinilai penting adalah akses jalan menuju kawasan Pantai Mutiara.

Marsum mengatakan, hingga kini pengelola belum memiliki akses jalan sendiri dari jalan utama menuju kawasan wisata tersebut.

Selama ini, pengelola masih menggunakan akses jalan pelabuhan yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: WALHI Jatim Sebut Kawasan Karst Trenggalek Lebih Sensitif dan Miliki Kekayaan Varietas Tanaman Khas

"Saat ini perlu diketahui bahwa akses jalan masuk dari jalan di depan masuk di Pantai Mutiara itu belum kita punya. Selama ini kita masih pinjam jalan pelabuhan yang dikelola oleh Dishub Provinsi Jatim," katanya.

Menurut dia, secara ideal pengelola ingin memiliki akses jalan sendiri melalui kawasan hutan. Namun, kondisi medan yang cukup terjal membuat rencana tersebut sulit direalisasikan.

"Idealnya itu kita bikin sendiri di hutan, tetapi saya rasa sangat tidak mungkin karena lokasinya terlalu terjal," tutupnya.

Pengamatan di lokasi, pengunjung bisa menikmati pantai dengan pasir yang bersih. Ombak di Pantai Mutiara terbilang aman. Pasalnya pantai ini terletak di dalam Teluk Prigi.

Sementara untuk harga tiket masuk yaitu Rp 15 ribu per orang. Ada diskon jika 10 orang mendapatkan gratis satu tiket.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.