Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Syaiful Syahputra atau yang lebih populer disapa Tok Keng terpilih sebagai Ketua Radio Antar-penduduk Indonesia (RAPI) 01.10 Aceh Tamiang periode 2026-2030.
Kepastian ini diperoleh Syaiful Syahputra JZ 01 BGC melalui Musyawarah Wilayah VI 01.10 Aceh Tamiang yang berlangsung Sabtu (8/8/2026).
“Atas kepercayaan ini kami ucapkan terima kasih, ini amanah yang besar bagi kami,” kata Tok Keng yang juga Datok Penghulu Kampung Masjid Sungai Iyu.
Tok Keng berharap dukungan semua pihak agar dia mampu mengibarkan bendera RAPI ke seluruh pelosok desa.
“Sesuai amanah Ketua RAPI 01 Aceh, kami akan bekerja keras untuk menjangkau seluruh pelosok desa,” ungkapnya.
Sebelumnya Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi ketika membuka Muswil VI ini memberikan apresiasi terhadap peran penting RAPI ketika daerah ini dihantam banjir bandang pada akhir 2025.
Armia Pahmi menegaskan kalau RAPI bukan sekadar wadah berkumpulnya pecinta komunikasi radio, melainkan organisasi kemasyarakatan yang berjiwa sosial tinggi.
“Dalam situasi krisis seperti bencana banjir yang melanda daerah kita, RAPI selalu berada di garis terdepan,” kata Armia Pahmi.
Mantan Wakapolda Aceh itu berkisah ketika Aceh Tamiang hancur lebur dihantam gelombang hidrometeorologi, akses komunikasi lumpuh total seiring hancurnya infrastruktur.
Baca juga: Daniel Abdul Wahab Kembali Pimpin RAPI Banda Aceh
“Ketika infrastruktur dan jaringan komunikasi modern lumpuh, jaringan radiolah yang menjadi benteng terakhir sekaligus jalur utama penyambung informasi,” jelasnya.
Peran ini diakuinya sangat krusial dalam mempercepat operasi SAR, evakuasi warga, serta koordinasi bantuan kemanusiaan demi menyelamatkan nyawa masyarakat.
Berkaca dari kejadian itu, Armia pun berharap seluruh elemen yang tergabung dalam RAPI tetap menjaga kebersamaan dan perkokoh persatuan organisasi.
“Rukun di Udara, Akrab di Darat, Setia di Kawa, saya rasa motto ini memiliki landasan utama dalam mengabdi bagi kemaslahatan masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya. (mad)