TRIBUNJAMBI.COM - Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan PT Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 2026.
Melalui KUR BNI 2026, pelaku usaha dapat memperoleh tambahan modal untuk kebutuhan operasional maupun pengembangan usaha.
Pembiayaan ini menawarkan bunga yang relatif ringan dengan pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan kemampuan membayar.
Pilihan jangka waktu tersebut memberikan keleluasaan bagi debitur untuk menentukan cicilan bulanan sesuai kondisi keuangan dan kemampuan usaha.
KUR BNI merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi sektor usaha produktif, khususnya UMKM.
Dibandingkan kredit komersial, KUR memiliki persyaratan yang lebih mudah sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal.
Pada 2026, BNI menyediakan KUR dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta. Debitur dapat memilih tenor atau jangka waktu pembayaran mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.
Selain menawarkan bunga yang kompetitif, proses pengajuan KUR BNI juga relatif mudah.
Calon debitur perlu menyiapkan dokumen administrasi, seperti identitas diri, dokumen legalitas usaha, serta persyaratan pendukung lainnya sesuai ketentuan BNI.
Sebelum mengajukan KUR, calon debitur sebaiknya menghitung terlebih dahulu simulasi angsuran berdasarkan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih.
Perhitungan ini penting agar cicilan setiap bulan tetap sesuai dengan kemampuan keuangan usaha dan tidak mengganggu arus kas.
Karena itu, tabel angsuran KUR BNI 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari calon debitur.
Simulasi tersebut dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan jumlah pinjaman sekaligus menyusun rencana pembayaran.
Berikut simulasi angsuran KUR BNI 2026 dengan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun.
Pinjaman Rp40.000.000
12 bulan: Rp3.442.657
24 bulan: Rp1.772.824
36 bulan: Rp1.216.877
48 bulan: Rp939.401
60 bulan: Rp773.312
Pinjaman Rp50.000.000
12 bulan: Rp4.303.321
24 bulan: Rp2.216.031
36 bulan: Rp1.521.097
48 bulan: Rp1.174.251
60 bulan: Rp966.640
Pinjaman Rp75.000.000
12 bulan: Rp6.454.982
24 bulan: Rp3.324.046
36 bulan: Rp2.281.645
48 bulan: Rp1.761.377
60 bulan: Rp1.449.960
Pinjaman Rp100.000.000
12 bulan: Rp8.606.643
24 bulan: Rp4.432.061
36 bulan: Rp3.042.194
48 bulan: Rp2.348.503
60 bulan: Rp1.933.280
Pinjaman Rp125.000.000
12 bulan: Rp10.758.304
24 bulan: Rp5.540.076
36 bulan: Rp3.802.742
48 bulan: Rp2.935.629
60 bulan: Rp2.416.600
Pinjaman Rp150.000.000
12 bulan: Rp12.909.964
24 bulan: Rp6.648.092
36 bulan: Rp4.563.291
48 bulan: Rp3.522.754
60 bulan: Rp2.899.920
Pinjaman Rp175.000.000
12 bulan: Rp15.061.625
24 bulan: Rp7.756.107
36 bulan: Rp5.323.839
48 bulan: Rp4.109.880
60 bulan: Rp3.383.240
Pinjaman Rp200.000.000
12 bulan: Rp17.213.286
24 bulan: Rp8.864.122
36 bulan: Rp6.084.387
48 bulan: Rp4.697.006
60 bulan: Rp3.866.560
Pinjaman Rp225.000.000
12 bulan: Rp19.364.947
24 bulan: Rp9.972.137
36 bulan: Rp6.844.936
48 bulan: Rp5.284.132
60 bulan: Rp4.349.880
Pinjaman Rp250.000.000
12 bulan: Rp21.516.607
24 bulan: Rp11.080.153
36 bulan: Rp7.605.484
48 bulan: Rp5.871.257
60 bulan: Rp4.833.200
Pinjaman Rp275.000.000
12 bulan: Rp23.668.268
24 bulan: Rp12.188.168
36 bulan: Rp8.366.033
48 bulan: Rp6.458.383
60 bulan: Rp5.316.520
Pinjaman Rp300.000.000
12 bulan: Rp25.819.929
24 bulan: Rp13.296.183
36 bulan: Rp9.126.581
48 bulan: Rp7.045.509
60 bulan: Rp5.799.840
Pinjaman Rp325.000.000
12 bulan: Rp27.971.590
24 bulan: Rp14.404.198
36 bulan: Rp9.887.130
48 bulan: Rp7.632.634
60 bulan: Rp6.283.160
Pinjaman Rp350.000.000
12 bulan: Rp30.123.250
24 bulan: Rp15.512.214
36 bulan: Rp10.647.678
48 bulan: Rp8.219.760
60 bulan: Rp6.766.481
Pinjaman Rp375.000.000
12 bulan: Rp32.274.911
24 bulan: Rp16.620.229
36 bulan: Rp11.408.227
48 bulan: Rp8.806.886
60 bulan: Rp7.249.801
Pinjaman Rp400.000.000
12 bulan: Rp34.426.572
24 bulan: Rp17.728.244
36 bulan: Rp12.168.775
48 bulan: Rp9.394.012
60 bulan: Rp7.733.121
Pinjaman Rp425.000.000
12 bulan: Rp36.578.233
24 bulan: Rp18.836.259
36 bulan: Rp12.929.323
48 bulan: Rp9.981.137
60 bulan: Rp8.216.441
Pinjaman Rp450.000.000
12 bulan: Rp38.729.893
24 bulan: Rp19.944.275
36 bulan: Rp13.689.872
48 bulan: Rp10.568.263
60 bulan: Rp8.699.761
Pinjaman Rp475.000.000
12 bulan: Rp40.881.554
24 bulan: Rp21.052.290
36 bulan: Rp14.450.420
48 bulan: Rp11.155.389
60 bulan: Rp9.183.081
Pinjaman Rp500.000.000
12 bulan: Rp43.033.215
24 bulan: Rp22.160.305
36 bulan: Rp15.210.969
48 bulan: Rp11.742.515
60 bulan: Rp9.666.401
Catatan:
Besaran angsuran pokok dan bunga dapat disesuaikan dengan karakteristik usaha masing-masing debitur. Untuk pelaku usaha tertentu, seperti sektor pertanian, pembayaran angsuran dapat menggunakan pola yarnen atau dibayarkan setelah masa panen.
Calon debitur yang ingin mengajukan KUR BNI 2026 harus memenuhi sejumlah persyaratan. Berikut ketentuannya:
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif atau kredit program lain di luar KUR dari bank maupun lembaga pembiayaan.
- Tetap diperbolehkan mengajukan KUR meskipun masih memiliki fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
- Dapat memiliki Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk kebutuhan produktif dan/atau kartu kredit, dengan catatan seluruh kewajiban pembayaran berjalan lancar.
Berdasarkan ketentuan KUR BNI 2026, pembiayaan tersebut menggunakan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun.
Sementara itu, jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan bergantung pada nominal pinjaman dan tenor yang dipilih debitur.
Baca juga: Alasan Lima Polisi Tersangka Kematian Brigadir EWS Dipecat tanpa Hormat
Baca juga: Tabel Angsuran KUR Bank Mandiri untuk Limit Pinjaman Rp500 Juta Tenor 1-5 Tahun
Baca juga: Daftar 37 Kader dalam Struktur DPW Partai NasDem Provinsi Jambi 2024-2029