WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian positif terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Penilaian itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran buku 10 Karya Nyata untuk Negeri pada Jumat,7 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut kinerja Bahlil berada dalam kategori memuaskan.
Prabowo sekaligus menjelaskan standar yang digunakannya dalam menilai kinerja para menteri yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih.
Menurut Prabowo, standar penilaian yang digunakannya memang cukup tinggi. Ia bahkan menyebut angka 100 sebagai nilai yang hanya layak diberikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sementara itu, nilai tinggi lainnya, kata Prabowo, dapat diberikan kepada lembaga-lembaga negara.
Karena itu, menurut dia, seorang menteri yang memperoleh nilai di kisaran 88 atau 89 sudah dapat dikategorikan memiliki kinerja yang memuaskan.
"Kalau saya kasih nilai 88, 89, itu sudah memuaskan," ujar Prabowo dalam pidatonya.
Dalam konteks tersebut, Prabowo menilai Bahlil telah menunjukkan kinerja yang cukup baik selama menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM.
Namun, Prabowo tidak ingin penilaian tersebut dimaknai sebagai akhir dari evaluasi.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan masih memiliki waktu untuk terus memperbaiki berbagai hal dan meningkatkan capaian yang telah dilakukan.
Menurut Prabowo, seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, termasuk Bahlil, masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan prestasi dan memberikan hasil yang semakin nyata bagi masyarakat.
Prabowo menekankan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah pada akhirnya tidak hanya terletak pada angka penilaian, tetapi juga pada hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
Karena itu, ia meminta para menteri untuk tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diperoleh.
Masih ada waktu bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dan menghasilkan kinerja yang lebih baik.
Pesan tersebut juga menjadi penegasan bahwa evaluasi terhadap jajaran kabinet tetap berlangsung selama pemerintahan berjalan.
Bagi Bahlil, penilaian positif dari Prabowo menjadi dorongan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja di sektor energi dan sumber daya mineral.
Terlebih, sektor ESDM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, mulai dari ketahanan energi, pengelolaan sumber daya alam, hingga kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan energi masyarakat.
Dengan demikian, pernyataan Prabowo tidak hanya menjadi apresiasi terhadap kinerja Bahlil, tetapi juga pesan kepada seluruh menteri agar terus bekerja dan meningkatkan capaian selama masa pemerintahan masih berjalan.