7 Lokasi Paling Angker di Kyoto, Bikin Merinding
GH News August 08, 2026 11:09 PM
Jakarta -

Kyoto dikenal sebagai kota penuh kuil, taman indah, dan bangunan tradisional yang memikat wisatawan. Namun, di balik pesonanya sebagai ibu kota kekaisaran Jepang selama lebih dari 1.000 tahun, Kyoto juga menyimpan sisi lain yang bikin bulu kuduk berdiri.

Berbagai kisah hantu, arwah penasaran hingga legenda kutukan masih hidup di tengah masyarakat. Bahkan, beberapa di antaranya dipercaya ikut membentuk sejarah kota tersebut.

Salah satu kisah paling terkenal datang dari Sugawara no Michizane, seorang cendekiawan yang diasingkan dari istana pada pada 901. Setelah meninggal dua tahun kemudian, Kyoto dilanda berbagai bencana mulai dari wabah penyakit, kekeringan hingga sambaran petir yang menghantam Istana Kekaisaran pada 930.

Saat itu, masyarakat percaya semua musibah tersebut merupakan amarah arwah Michizane. Untuk menenangkannya, didirikanlah Kitano Tenmangu Shrine pada 947.

Festival musim panas terbesar Kyoto, Gion Matsuri, juga berawal dari ritual untuk meredakan arwah-arwah yang diyakini menjadi penyebab wabah mematikan. Tak heran jika hingga sekarang Kyoto masih dipenuhi lokasi yang identik dengan kisah mistis.

Berikut tujuh tempat paling horor di Kyoto

1. Jembatan Ichijo Modori (Modori-bashi)

Jembatan sederhana di kawasan Ichijo ini punya reputasi menyeramkan sejak ratusan tahun lalu. Nama "Modori" berarti kembali dan berasal dari legenda seorang ayah yang sempat hidup kembali ketika iring-iringan pemakamannya melintasi jembatan tersebut.

Masyarakat percaya jembatan ini menjadi penghubung antara dunia manusia dan arwah. Lokasi ini juga dikaitkan dengan Abe no Seimei, ahli yin dan yang legendaris Jepang yang konon mampu menghidupkan orang menggunakan ilmu sihir serta memelihara makhluk gaib di bawah jembatan. T

ak hanya legenda, sejarah kelam juga menyelimuti tempat ini. Pada era Sengoku, kawasan tersebut disebut pernah menjadi lokasi hukuman mati. Kepala ahli teh terkenal Sen no Rikyu bahkan diyakini pernah dipajang di sana setelah diperintahkan melakukan bunuh diri ritual oleh Toyotomi Hideyoshi pada 1591.

2. Terowongan Kiyotaki

Terletak di pinggiran Arashiyama, Terowongan Kiyotaki sepanjang 444 meter kerap disebut sebagai salah satu terowongan paling angker di Jepang.

Konon beberapa pekerja meninggal saat proses pembangunannya sehingga memunculkan cerita mengenai suara misterius, bayangan hitam hingga penampakan yang sering muncul di dalam terowongan.

Legenda paling terkenal menyebut siapa pun yang melintas tepat saat lampu lalu lintas berwarna hijau akan tersesat ke alam arwah. Ada pula cerita mengenai sosok perempuan yang tiba-tiba jatuh di kap mobil serta jejak telapak tangan yang muncul tanpa sebab di kaca kendaraan.

Warga sekitar juga percaya pengemudi harus melihat kaca spion sebelum masuk dan pantang berhenti di tengah terowongan.

3. Kolam Midorogaike

Kolam yang tampak tenang di Kyoto utara ini menyimpan sejarah kelam karena menjadi lokasi banyak kasus tenggelam.

Beberapa cerita rakyat bahkan menyebut keluarga miskin pada masa lalu meninggalkan anggota keluarga yang sudah lanjut usia di kawasan tersebut karena tak sanggup lagi merawat mereka.

Legenda paling terkenal mengisahkan seorang perempuan yang naik taksi saat malam hujan dan meminta diantar ke Midorogaike. Ketika sopir melihat ke kaca spion beberapa saat kemudian, penumpangnya menghilang tanpa jejak. Yang tertinggal hanya rambut basah di kursi belakang.

4. Sanjo Riverbed

Tepian sungai di dekat Jembatan Sanjo Ohashi dulu merupakan lokasi eksekusi sejak zaman Heian hingga Edo. Sejumlah tokoh sejarah Jepang seperti Ishida Mitsunari dan Kondo Isami disebut mengakhiri hidupnya di tempat ini.

Kini kawasan tersebut ramai dipenuhi wisatawan dan warga lokal. Meski begitu, cerita tentang suara-suara aneh yang terdengar dari atas jembatan saat malam hari masih terus beredar hingga sekarang.

5. Fushimi Inari Shrine

Kuil Fushimi Inari terkenal dengan ribuan gerbang torii merah yang menjadi ikon wisata Kyoto. Namun suasana berubah drastis saat malam tiba. Jalur menuju puncak gunung menjadi jauh lebih sepi dan deretan gerbang merah menciptakan atmosfer yang terasa mencekam. Menurut legenda setempat, roh rubah akan menyesatkan pengunjung yang nekat mendaki pada malam hari.

Tak sedikit cerita orang yang kehilangan arah ketika mencoba mencapai puncak setelah matahari terbenam. Karena seluruh kawasan gunung dianggap suci, pendakian malam memang tidak dianjurkan.

6. Adashino Nenbutsuji

Tak jauh dari hutan bambu Arashiyama berdiri Adashino Nenbutsuji, kuil yang dibangun untuk menghormati arwah orang-orang yang jasadnya dahulu ditinggalkan di kawasan Adashino.

Di dalam kompleks kuil terdapat sekitar 8.000 patung Buddha dan stupa batu. Suasananya begitu sunyi bahkan pada siang hari. Meski menjadi destinasi wisata populer, tempat ini tetap dianggap sebagai lokasi sakral untuk mengenang mereka yang telah meninggal.

7. Kifune Shrine

Kifune Shrine dikenal sebagai tempat yang dipercaya membawa keberuntungan dalam urusan jodoh. Namun kuil ini juga lekat dengan ritual kutukan kuno Jepang bernama ushi no koku mairi.

Ritual tersebut dilakukan antara pukul 01.00 hingga 03.00 dengan memaku boneka jerami ke pohon suci sambil mengenakan pakaian putih. Kini pengunjung dilarang memasuki area kuil pada malam hari.

Selain menjaga kesakralan tempat, aturan tersebut juga mencegah aktivitas mencurigakan yang dapat dianggap sebagai pelanggaran. Pada siang hari, Kifune Shrine justru menawarkan pemandangan sungai yang indah dan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.

Berani menjelajah tujuh lokasi angker ini saat liburan ke Kyoto, atau memilih menikmatinya dari balik layar saja?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.