Jaksel Kerja Bakti Massal di Pesanggrahan, Keruk Saluran Cegah Banjir
Dwi Rizki August 09, 2026 11:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kerja bakti massal untuk membersihkan lingkungan dan mengeruk saluran air di wilayah Kecamatan Pesanggrahan, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan.

Pembersihan dan pengerukan dipusatkan di Saluran Penghubung (PHB) Alfa Indah, segmen Jalan Taman Alfa Indah. Lokasi tersebut menjadi titik awal gerakan pembersihan lingkungan secara serentak di Jakarta Selatan.

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, Pesanggrahan memiliki posisi strategis dalam penanganan banjir di wilayah Jakarta Selatan.

"Pesanggrahan ini memiliki posisi yang strategis dalam rangka penanganan permasalahan banjir di Jakarta. Oleh sebab itu, pelaksanaan kerja bakti kami mulai dari sini dan kemudian ditularkan ke seluruh RT dan RW, sehingga menjadi budaya gotong royong di masyarakat," ujar Syafrin.

Saat meninjau lokasi, Syafrin menemukan kondisi Saluran PHB Taman Alfa Indah sepanjang 403 meter mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, terutama di bawah jembatan.

"Setelah kami cek, ternyata di bawah jembatan itu sedimennya sudah sangat masif dan menutup sebagian besar saluran, bahkan mencapai 90 persen. Mumpung musim kemarau, kami bergerak cepat melakukan pengerukan agar kapasitas tampung air kembali optimal saat musim hujan tiba," katanya.

Baca juga: Ratusan Praktisi Kecantikan Unjuk Kemampuan di Indonesia Beauty Entrepreneur Legacy Awards

Selain pengerukan saluran, kerja bakti juga menyasar sampah di lingkungan permukiman sekitar. Pemkot Jakarta Selatan turut berkoordinasi dengan berbagai unsur dan wilayah terkait untuk memastikan aliran air dari hulu hingga hilir tetap lancar.

"Begitu pembersihan di titik ini selesai, kami berkoordinasi dengan rekan-rekan di Jakarta Barat untuk menyambung pengerukan ke arah hilir, sehingga pergerakan air lancar menerus sampai ke pembuangan akhir," jelasnya.

Sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari jajaran UKPD lintas sektor, antara lain Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta warga setempat.

Syafrin juga mengimbau masyarakat ikut menjaga fungsi saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami meminta warga tidak menutup fungsi saluran, serta aktif melaporkan kendala drainase di lingkungannya," ujarnya.

Pengerukan Capai 656 Meter Kubik

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo mengatakan, pengerukan Saluran PHB Alfa Indah ditargetkan mencapai total 1.207 meter kubik. Pengerukan dilakukan dari batas wilayah Jakarta Barat hingga Jalan Taman Alfa Indah.

"Progres pengerukan saat ini sudah mencapai 656 meter kubik dari total target 1.207 meter kubik. Untuk mempercepat proses, kami menerjunkan alat berat berupa dua unit amfibi, satu unit spider, serta dibantu 10 unit dump truck," kata Santo.

Untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan sedimentasi dan sampah hasil pengerukan, Sudin SDA Jakarta Selatan menerapkan sistem transit sebelum material dibawa ke lokasi pembuangan akhir di Ancol.

Menurut Santo, sistem tersebut membuat proses pengangkutan menjadi lebih efisien.

"Hasil pengerukan sementara kami transitkan di Gudang Deplu. Jika langsung dibuang ke Ancol, truk hanya bisa mengangkut satu rit per hari. Dengan sistem transit ini, efisiensi pengangkutan meningkat menjadi tiga hingga empat rit per hari," jelasnya.

Santo menambahkan, pengerukan dan pemeliharaan Saluran PHB Taman Alfa Indah telah dijadwalkan sejak awal April dan ditargetkan rampung seluruhnya pada akhir September 2026.

"Mudah-mudahan kegiatan ini efektif dalam mengatasi permasalahan genangan di wilayah tersebut," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.