TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Kadam Sidik kembali menjadi sorotan setelah potongan video live TikTok-nya saat membahas rumah tangga dan perempuan viral di media sosial.
Potongan video tersebut diunggah akun TikTok @cctvnetizen pada Kamis (6/8/2026).
Video yang direkam pada 2025 tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah kabar pertunangan Kadam mencuat.
Dalam video itu, Kadam Sidik blak-blakan menyebut dirinya ingin menjadi "raja" dalam rumah tangga.
"Kalau nanti bangun rumah tangga saya harus jadi raja di rumah, saya harus dihormati," ucap Kadam dikutip TribunBengkulu.com, Minggu (9/8/2026).
Kadam kemudian menjelaskan bahwa menjadi "raja" bukan berarti hanya ingin mendapatkan penghormatan.
Menurutnya, seorang laki-laki juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Saya provide everything. Harus ada benefit. Saya enggak mau mencintai perempuan apa adanya, never," katanya.
Kadam juga menyebut berbagai persoalan dalam rumah tangga tetap dapat dibicarakan bersama pasangan.
Namun, menurutnya, dalam sebuah rumah tangga tetap harus ada sosok pemimpin yang mengambil keputusan terakhir.
"Segala sesuatu bisa didiskusikan. Tapi dalam rumah tangga itu harus ada pemimpin. Makanya lelaki itu harus pintar dan bijak. Keputusan terakhir itu ada di laki-laki. Kalau kalian menganggap itu patriarki ya terserah," ujarnya.
Ucapan Kadam Disorot, Ria Ricis Ikut Berkomentar
Melalui kolom komentar, Ricis mengingatkan perempuan agar tetap memiliki mimpi, keterampilan, nilai diri dan cita-cita.
"Perempuan harus tetap punya mimpi, keterampilan, value dan cita-cita. Ingat. Keep going girl!" tulis Ria Ricis.
Ricis kemudian kembali memberikan pesan kepada perempuan agar tidak berhenti membangun kemampuan dan cita-cita.
"Tenangin diri kalian girl. Ayo semangat membangun cita-cita kalian! Perempuan harus punya value and skill! Dunia kejam untuk perempuan yang enggak bisa apa-apa. Trust me," tulisnya.
Komentar tersebut kemudian mendapat beragam respons dari warganet.
Sejumlah netizen mempertanyakan pernyataan Kadam dan menilai dalam rumah tangga tidak seharusnya ada istilah "raja" maupun "ratu".
"Didalam rumah tangga tidak ada yang namanya raja dan tidak ada yang namanya ratu," tulis seorang netizen.
Ada pula yang mempertanyakan sosok perempuan yang akan menjadi pasangan Kadam.
"TAKUT BANGET LHOOOOOOO. SIAPA WANITA TIDAK BERUNTUNG ITUUU," tulis akun lainnya.
"Tuhan tidak menyukai orang yang merasa dirinya lebih baik," komentar netizen.
"Sumpah ini petunjuk buat si cewenya enggak sih biar dia bisa berpikir lagi sebelum jadi nikah," tulis warganet lainnya.
"Siapa cewe yang enggak beruntung itu?" komentar akun lainnya.
"Sifat aslinya muncul apa gimana nih?" tulis netizen.
Di tengah ramainya pembahasan mengenai ucapan Kadam Sidik, Habib Jafar kemudian ikut memberikan tanggapan.
Pernyataan tersebut diunggah oleh akun Twitter @KamarLintang pada Sabtu (8/8/2026).
Dalam unggahan itu, Habib Jafar terlebih dahulu mengucapkan selamat atas pernikahan Kadam Sidik dan Najma.
Setelah itu, ia menuliskan pesan panjang mengenai sosok Kadam.
Habib Jafar mengatakan Kadam memang masih bisa melakukan kesalahan.
Namun, ia mengaku mengetahui bahwa Kadam merupakan sosok yang menghormati perempuan, terutama perempuan yang ia sayangi.
"Dia sangat berpeluang khilaf, tp gue tahu kalau dia begitu menghormati perempuan (terlebih yang dia sayangi)," tulis Habib Jafar.
Menurut Habib Jafar, Kadam juga masih perlu banyak belajar dan terus bertumbuh untuk menjalani kehidupan setelah menikah.
"Dia memang perlu belajar terus buat bertumbuh guna hidup bersama dalam ikatan pernikahan, tp syukurlah dia terbuka & semangat utk itu," lanjutnya.
Habib Jafar juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan apa yang terlihat di media sosial.
Menurutnya, kehidupan di dunia digital membuat dugaan sering kali muncul lebih cepat dibandingkan kenyataan.
Ia juga menilai konteks sebuah ucapan dapat hilang ketika masyarakat hanya melihat potongan video atau tulisan tertentu.
"Adapun buat kita, sadari kalau kita hidup di dunia digital yg dugaan kerap lebih di depan kenyataan, konteks sering kepas dari teks, salah paham lebih cepat dan pemahaman yg tepat," tulisnya.
Karena itu, Habib Jafar meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
"Maka, berhati-hati & berakhlaklah dalam bermedsos. Dan, sibukkan dgn diri sendiri. Jadikan apapun sbg ‘cermin diri’, bukan malah buruk muka cermin dibelah," tulisnya.
Habib Jafar juga menyinggung pentingnya menghormati privasi seseorang, meskipun orang tersebut dikenal publik.
Ia mencontohkan dirinya yang memilih tidak menampilkan wajah istrinya di media sosial.
Menurutnya, popularitas seseorang tidak berarti publik bebas masuk ke kehidupan pribadinya.
"Krn bukan berarti kalau orang populer, kita bebas menyeruak ke privasinya," tulis Habib Jafar.
Ia juga meminta masyarakat tidak memaksa seseorang menjadi populer hanya untuk kepentingan konten.
"Apalagi kalau orang memang ingin mastur alias tak populer, misal sbg ulama penulis kitab, ya jangan dipaksa dipopulerkan utk kebutuhan konten kita. Kecuali dipopulerkan karyanya sesuai dgn visinya," tulisnya.
Habib Jafar mengaku sudah cukup lama mengenal Kadam secara pribadi.
Ia menggambarkan Kadam sebagai anak muda yang rajin, bersemangat, suka belajar, terbuka dan kreatif.
"Gue kenal kalau dia Gen Z yg keren: rajin, bersemangat, suka ilmu, terbuka, kreatif, dan tentu populer di Tiktok," tulisnya.
Menurut Habib Jafar, popularitas sejak usia muda bukan sesuatu yang mudah dijalani.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak langsung menilai seseorang hanya berdasarkan potongan konten yang beredar.
Tanggapan Habib Jafar tersebut kemudian ikut menjadi perbincangan di media sosial.
Sejumlah warganet menilai Habib Jafar memberikan respons yang cukup hati-hati terhadap kontroversi yang menyeret nama Kadam Sidik.
Namun, ada pula yang mempertanyakan bagaimana jika nasihat telah diberikan tetapi seseorang tetap tidak berubah.
"Habib Jafar menanggapi dengan cara yang aman banget sih dan kalo udah dikasih tau tapi tetep ga berubah ya gatau yaaa," tulis seorang netizen.
Sementara itu, netizen lainnya mengaku baru mengetahui sosok Kadam setelah video tersebut ramai.
"Yahh baru pertama kali liat dia kemarin pas konten itu, apa itu salah satu moment dia khilaf? Semoga ga arogan lagi ya raja, apalagi udah ada ratu sekarang, semoga di ratukan juga," tulis netizen lainnya.