BANGKAPOS.COM - PT Pertamina (Persero) mempertahankan tarif bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Mengacu pada penyesuaian resmi per 1 Agustus 2026, harga Pertamax RON 92 di Pulau Jawa dan Bali masih stabil di Rp15.950 per liter, sementara Pertalite dijual seragam Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia.
Menariknya, kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang mencatatkan harga Pertamax termurah se-Indonesia yakni Rp14.950 per liter.
Baca juga: Daftar Lengkap 8 Dokter & Nakes Disanksi Kasus Komentar BPJS: Ada yang Dipecat Hingga Mundur
Simak rincian daftar harga BBM Pertamina terlengkap mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua hari ini.
PT Pertamina (Persero) belum mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku pada Minggu (9/8/2026).
Dengan demikian, harga Pertamax (RON 92) di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur masih bertahan di Rp15.950 per liter.
Sedangkan di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara mencapai Rp16.650 per liter.
Perbedaan harga juga masih berlaku pada BBM nonsubsidi lainnya. Dexlite di wilayah Jawa dijual Rp19.700 per liter, sementara di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara mencapai Rp20.550 per liter.
Adapun Pertamina Dex dibanderol Rp21.150 per liter di wilayah Jawa dan Rp22.100 per liter di lima provinsi tersebut.
Bagi masyarakat yang ingin membeli Pertamax dengan harga lebih murah, Pertamina masih menyediakan Pertamax Pertashop dengan harga Rp100 per liter lebih rendah dibanding Pertamax reguler di wilayah yang memiliki layanan tersebut.
Di DKI Jakarta dan sejumlah provinsi di Pulau Jawa, misalnya, Pertamax Pertashop dijual Rp15.850 per liter, sedangkan Pertamax reguler Rp15.950 per liter.
Harga BBM Pertamina di Jawa dan Jabodetabek
Mengacu pada informasi harga BBM di aplikasi MyPertamina yang berlaku mulai 1 Agustus 2026, harga BBM di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur adalah:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp15.950/liter
Pertamax Green 95: Rp16.600/liter
Pertamax Turbo: Rp18.300/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp19.700/liter
Pertamina Dex: Rp21.150/liter
Pertamax Pertashop: Rp15.850/liter
Harga BBM di Bali, NTB, dan NTT
Untuk Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), harga BBM berlaku sebagai berikut:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp15.950/liter
Pertamax Turbo: Rp18.300/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp19.700/liter
Pertamina Dex: Rp21.150/liter
Biosolar Non-Subsidi (NTT): Rp19.600/liter
Pertamax Pertashop: Rp15.850/liter
Pertamax Green 95 belum tersedia di wilayah ini.
Harga BBM di Aceh, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi
Harga BBM di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat adalah:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp16.300/liter
Pertamax Turbo: Rp18.700/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter
Pertamax Pertashop: Rp16.200/liter
Pertamax Green 95 dan Biosolar Non-Subsidi belum tersedia.
Harga BBM Tertinggi Berlaku di Lima Provinsi
Harga Pertamax tertinggi saat ini berlaku di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.
Berikut rinciannya:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp16.650/liter
Pertamax Turbo: Rp19.100/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp20.550/liter
Pertamina Dex: Rp22.100/liter
Pertamax Pertashop: Rp16.550/liter
Pertamax Green 95 dan Biosolar Non-Subsidi belum tersedia.
Harga BBM di Papua dan Indonesia Timur
Untuk Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Maluku, dan Maluku Utara, harga BBM yang berlaku meliputi:
Papua
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp16.300/liter
Pertamax Turbo: Rp18.700/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamax Pertashop: Rp16.200/liter
Papua Barat dan Papua Barat Daya
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp16.300/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter
Pertamax Pertashop: Rp16.200/liter
Maluku, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp16.300/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamax Pertashop: Rp16.200/liter
Ketersediaan Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Pertamina Dex, maupun Biosolar Non-Subsidi berbeda di masing-masing wilayah.
FTZ Batam dan Sabang Paling Murah
Kawasan Free Trade Zone (FTZ) masih menjadi wilayah dengan harga Pertamax termurah di Indonesia.
FTZ Batam
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp15.150/liter
Pertamax Turbo: Rp17.400/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp18.700/liter
Pertamina Dex: Rp20.100/liter
Pertamax Pertashop: Rp15.050/liter
FTZ Sabang
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92): Rp14.950/liter
Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Dexlite: Rp18.450/liter
Pertamax Pertashop: Rp14.850/liter
Sementara itu, Pertalite dan Biosolar Subsidi masih dijual dengan harga yang sama di seluruh Indonesia, masing-masing Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.
Daftar harga tersebut mengacu pada informasi resmi di aplikasi MyPertamina yang berlaku mulai 1 Agustus 2026. Informasi terbaru juga dapat dipantau melalui aplikasi MyPertamina maupun laman resmi Pertamina.
(Kompas/Bangkapos.com)