TRIBUN TIMUR.COM, TAKALAR - Ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Persit dan Bhayangkari menggelar aksi bersih di kawasan wisata Pulau Sanrobengi, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/8/2026).
Aksi tersebut dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Takalar Dewi Sri Ekowati Firdaus, didampingi istri Wakil Bupati Takalar, Fadilah Fahriana.
Sekira 120 orang ikut dalam kegiatan yang memadukan aksi kebersihan dengan kegiatan kebersamaan di kawasan wisata pesisir tersebut.
Rombongan berangkat dari Dermaga Boddia menggunakan dua kapal kecil milik nelayan yang masing-masing berkapasitas sekitar 30 orang.
Karena jumlah peserta cukup banyak, kedua kapal tersebut melakukan perjalanan bolak-balik sebanyak dua kali untuk mengantar seluruh rombongan menuju Pulau Sanrobengi.
Sri Ekowati Firdaus terlihat mengenakan kostum training bernuansa merah putih saat memimpin rombongan menuju lokasi kegiatan.
Sementara itu, peserta dari Persit mengenakan kostum training bernuansa hijau hitam, sedangkan anggota lainnya tampil dengan kostum training beragam warna.
Sesampainya di Pulau Sanrobengi, rombongan tidak langsung melakukan kegiatan rekreasi, tetapi terlebih dahulu bergerak mengelilingi pulau untuk membersihkan kawasan tersebut.
Peserta memungut berbagai sampah yang ditemukan di sekitar kawasan wisata sebagai bagian dari aksi menjaga kebersihan lingkungan Pulau Sanrobengi.
Sri Ekowati mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat dengan konsep sederhana agar peserta dapat menikmati kebersamaan sekaligus melihat langsung kondisi kawasan wisata.
Menurutnya, membersihkan Pulau Sanrobengi menjadi cara sederhana untuk menunjukkan bahwa kawasan wisata tidak hanya dinikmati, tetapi juga perlu dirawat bersama.
"Kalau kita datang ke Pulau Sanrobengi, jangan hanya membawa pulang foto dan cerita, tetapi juga harus meninggalkan pulau ini dalam kondisi yang lebih bersih," kata Sri Ekowati Firdaus. Ia menilai kegiatan bersih-bersih lebih efektif ketika dilakukan bersama karena peserta dapat melihat langsung bagian-bagian kawasan wisata yang masih membutuhkan perhatian.
"Kita ingin ibu-ibu juga terbiasa menjadikan kebersihan sebagai bagian dari aktivitas bersama, bukan hanya pekerjaan ketika ada kegiatan resmi," lanjutnya.
Usai menyelesaikan aksi bersih mengelilingi Pulau Sanrobengi, peserta kemudian mengikuti sejumlah permainan untuk mencairkan suasana.
Games yang dimainkan di antaranya joget balon dan rebut kursi yang diikuti ibu-ibu PKK, Persit dan Bhayangkari.
Suasana semakin meriah ketika peserta saling menunjukkan kekompakan dalam mengikuti permainan setelah sebelumnya bersama-sama membersihkan kawasan pulau.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara TP PKK, Persit dan Bhayangkari dalam suasana yang lebih santai di luar agenda formal.
Camat Galesong Muh Ikhsan Larigau turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Pulau Sanrobengi tersebut.
Pulau Sanrobengi sendiri merupakan pulau kecil di gugusan Kepulauan Spermonde, perairan Selat Makassar, yang secara administratif berada di wilayah Desa Boddia, Takalar.
Pulau dengan luas sekitar 3,04 hektare itu berjarak sekitar 20 kilometer dari ibu kota Kabupaten Takalar dan dapat dijangkau menggunakan perahu sekitar lima menit dari Dermaga Boddia.
Rangkaian kegiatan bersih-bersih dan games tersebut berakhir sekitar pukul 12.30 Wita setelah seluruh peserta mengikuti kegiatan bersama di Pulau Sanrobengi.