TRIBUNMANADO.CO.ID - Almarhum Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Sulut Darwin Muksin, S.Sos., M.M., merupakan salah satu pejabat teras Pemprov Sulut.
Dirinya meniti karier sejak dari bawah. Dari daftar riwayat hidup yang dibaca sebelum pemakaman,
Darwin berawal dari status CPNS pada 1997. Tahun selanjutnya dirinya diangkat jadi PNS.
Ia mulai dari posisi Kasub Tata Usaha Biro Perekonomian Pemprov Sulut.
Dedikasi serta prestasi kerja yang luar biasa mengantar Darwin meniti tangga demi tangga jabatan struktural lingkup Pemprov Sulut.
Pernah menjabat Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov Sulut, Darwin terus tancap gas hingga
menjabat Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa pada 2023.
Darwin juga pernah dipercaya menjadi Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), sebelum kemudian ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bolmut pada 2024.
Pada rezim pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus, Darwin menunjukkan kinerja yang kinclong saat dipercaya menjabat Kadis Perkebunan Sulut.
Di sektor perkebunan, ia turut mendorong pengembangan komoditas unggulan Sulut, termasuk kelapa, pala dan kakao, terutama melalui penguatan hilirisasi.
Terhitung sudah 3 dekade Darwin mengabdi sebagai pamong di Pemprov Sulut.
Di balik jabatan dan tanggung jawabnya sebagai seorang birokrat, Darwin juga dikenang sebagai sosok yang jauh dari kesan kaku.
Bagi mereka yang pernah berinteraksi dengannya, Darwin adalah pribadi yang ramah, bersahabat, mudah bergaul dan selalu membawa suasana ceria.
Salah satunya datang dari Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemprov Sulut, Ir. Jerry Kanalung, ST, MT.
Jerry mengenang Darwin sebagai sosok yang sangat baik dan bersahabat.
"Orangnya sangat baik dan bersahabat. Tiap ketemu, orangnya selalu ceria dan selalu bercanda dengan saya," kenangnya.
Menurut Jerry, karakter Darwin yang hangat membuat dirinya mudah diterima oleh orang-orang di sekitarnya.
"Dia (almarhum Darwin) dikenal sebagai pribadi yang mampu mencairkan suasana. Di tengah kesibukan sebagai pejabat pemerintahan dengan berbagai tanggung jawab, ia tetap bisa membangun komunikasi yang akrab dengan rekan-rekannya," jelasnya
Bagi Jerry Kanalung dan rekan-rekan di lingkungan Pemprov Sulut, kepergian Darwin bukan sekadar kehilangan seorang pejabat.
Ada sosok sahabat yang biasanya hadir dengan senyum, canda dan sapaan hangat, kini tidak akan lagi ditemui.
"Ini kehilangan yang sangat dalam bagi kami. Kami kehilangan seorang sahabat, seorang rekan yang baik dan selalu membawa keceriaan," ungkap Jerry.
Sosok seperti itulah yang membuat kepergian Darwin terasa begitu berat bagi orang-orang yang selama ini mengenalnya.
Diketahui Darwin Muksin wafat di Kota Tomohon, Sulut pada Sabtu (8/8/2026).
Almarhum sempat mengalami kondisi darurat saat menjalankan tugas dalam rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Almarhum juga sempat dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Jenazah Darwin Muksin di Rumah Sakit Bethesda Tomohon. Kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Kota Manado, Sabtu siang, sekitar pukul 13.35 Wita.
Rumah duka alamarhun Darwin Muksin di Jalan 14 Ferbruari, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut.
Jenazah almarhum disemayamkan pada Minggu (9/8/2026) pagi. (art)
Baca juga: Para Pejabat Pemprov Sulawesi Utara Pikul Keranda Jenazah Darwin Muksin, ASN Teteskan Air Mata