Bule Australia Lansia Luntang Lantung Tidur 4 Hari di Pos Kamling Kuta Bali, Dievakuasi Satpol PP
Talitha Daren August 09, 2026 07:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Warga negara (WN) Australia lanjut usia (lansia) ditemukan menggelandang dan sempat tidur di sebuah pos kamling di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. 

Dikutip dari Kompas.com pada 9 Juli 2026, Komandan Regu (Danru) Satpol PP BKO Kecamatan Kuta, I Wayan Suantara, mengatakan penanganan terhadap WNA tersebut dilakukan pada Selasa, 28 Juli 2026.

Baca juga: Pria di Denpasar Bali Diduga Tusuk Istri dan Serang Mertua, Pelaku Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

Tak Mau Tinggal di Hotel

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, pria lansia itu diketahui telah menempati pos kamling selama sekitar empat hari.

Saat ditemui petugas, WNA tersebut mengaku belum memiliki tempat untuk menginap. Ia juga menyampaikan tidak ingin tinggal di hotel karena menilai suasana hotel terlalu sepi.

Petugas kemudian mencoba membantu mencarikan tempat tinggal sementara yang sesuai dengan keinginannya. WNA tersebut disebut lebih memilih penginapan dengan konsep seperti homestay.

Baca juga: Buleleng Barat dan Singaraja Siap Diresmikan Jadi Kabupaten Baru di Pulau Bali, Memimpin 4 Kecamatan

BULE DI BALI - Petugas Satpol PP saat mengevakuasi WNA Australia yang membuat gaduh di penginapan kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (5/8/2026) malam (Tribun Trends/Satpol PP Badung)

Sementara Tinggal di Penginapan

Petugas akhirnya menemukan penginapan di kawasan Jalan Nakula, Legian, Kuta. WNA tersebut kemudian diantar ke tempat tersebut dan berencana menetap hingga Sabtu, 8 Agustus 2026.

Setelah itu, ia disebut memiliki rencana untuk kembali ke Australia pada keesokan harinya.

Baca juga: Pulau di Indonesia Ini Dinobatkan Jadi Destinasi Terbaik Dikunjungi Tahun 2025, Bukan Pulau Bali

Tingkah Laku Dikeluhkan Pemilik Penginapan

Namun, selama tinggal di penginapan, keberadaan WNA tersebut justru menimbulkan keluhan.

Pemilik penginapan melaporkan perilaku tamunya kepada petugas karena dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Menurut keterangan pemilik penginapan, WNA tersebut kerap bertindak semaunya. Kondisi kamar yang ditempatinya juga disebut berantakan dengan seprai kotor dan dipenuhi sampah.

Tidak hanya itu, WNA tersebut juga disebut pernah buang air kecil sembarangan di area depan lobi penginapan.

Perilakunya yang beberapa kali marah-marah juga membuat tamu lain dan pengelola penginapan merasa tidak nyaman.

Saat petugas mencoba mengajak WNA tersebut berkomunikasi, ia justru disebut membentak-bentak.

Petugas kemudian mengambil langkah untuk membawanya ke RS Prof Ngoerah di Kota Denpasar.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.