TRIBUN-MEDAN.COM - Anggota DPRD sebut Siantar Zoo masih lebih baik di tangan pihak ketiga.
Takut seperti Medan, anggota Komisi II DPRD Pematangsiantar, Metro Bodyart Hutagaol mengakui Siantar Zoo masih dikelola oleh pihak ketiga.
Secara pribadi, ia mengaku masih sangat setuju apabila H Rahmat Shah kembali melanjutkan pengelolaan Taman Hewan Pematang Siantar (THPS) atau Siantar Zoo.
Menurutnya, banyak hal mengapa objek wisata kebanggaan Siantar itu tetap berada di pihak ketiga.
Metro menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman, Pemko Siantar tidak punya kemampuan untuk kembali mengelola taman hewan secara prima, baik dari sisi SDM maupun keuangan daerah.
Baca juga: Dua Pelajar Diamankan Polisi saat Hendak Tawuran di Medan Estate
“Kita melihat ke Medan bagaimana pengelolaan taman hewan itu masih kurang.
Itu bisa kita jadikan pengalaman untuk kita.
Kemudian dari sisi keuangan kita juga kita nggak yakin Pemko Siantar mengelola Taman hewan.
Saya lebih setuju dilanjutkan kerjasama,” kata Metro, Minggu (9/8/2026).
Metro menyampaikan bahwa perundingan dengan pihak ketiga sering dilakukan oleh Pemko Pematangsiantar.
Baca juga: PILU Bocah Hanyut di Sungai Deli Saat Bermain dan Berenang, Hilal Abiyu Ditemukan Meninggal
“Kita mendapat informasi kemarin, (Pemko Siantar) sedang intens dengan pengelola taman hewan sekarang.
Pada prinsipnya, pendapat kita sangat mendukung sepanjang memang poin kesepakatan dalam perjanjian ke depan memenuhi kajian dan penilaian yang terstruktur,” kata Metro.
“Kita belajar dari kabupaten lain di Medan, ketika diserahkan ke pemerintah daerah justru tidak berjalan dengan baik,” sambung Metro.
Metro menyampaikan, secara historis, apabila kita mengingat perjalanan ke belakang, ia sangat mengapresiasi perkembangan yang ada di taman hewan yang menjadi objek wisata edukasi unggulan bahkan untuk masyarakat sekitar Siantar.
“kita lihat selama ini berjalan baik dan menjadi destinasi untuk daerah lain datang ke Siantar,” pungkasnya.
(alj/tribun-medan.com)