Tim Kerahkan Anjing K9 Hingga Penyelam Geledah Total MV King Sun Bawa Ketamin Nyaris 1,3 Ton
Septyan Mulia Rohman August 09, 2026 09:07 PM

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kecurigaan terhadap MV King Sun membawa Ketamin nyaris 1,3 ton di perairan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di perairan utara Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Kamis (6/8/2026) bermula saat kapal tersebut memasuki wilayah teritorial Indonesia.

KRI Kerambit-627 yang sedang berpatroli mendeteksi adanya anomali pada pergerakan kapal di perairan Kepulauan Riau.

Tim kemudian mendekati kapal berbendera Tanzania tersebut menggunakan sekoci untuk pemeriksaan awal.

Dalam pemeriksaan itu, petugas mendapati 8 ABK lalu mengecek dokumen pelayaran MV King Sun.

Tim menemukan adanya dokumen kapal yang diketahui telah kedaluwarsa.

MV King Sun kemudian diminta merapat dan bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Pemeriksaan dilanjutkan untuk mengetahui kondisi kapal, dokumen, serta seluruh muatan yang dibawanya.

Baca juga: Daftar 8 Nama WNA Dalam Kapal MV King Sun Bawa 1,3 Ton Ketamin Masuk Laut Kepri

Selain persoalan dokumen, MV King Sun juga memiliki riwayat perubahan identitas.

Sebelum menggunakan nama MV King Sun, kapal tersebut diketahui bernama Chin Cun No. 12, kemudian berganti nama menjadi Fude.

Kapal itu juga berubah tipe dari kapal penangkap ikan menjadi kapal kargo serta berganti bendera dari Vanuatu menjadi Tanzania.

Terkait perubahan nama, tipe, dan bendera tersebut, TNI AL belum memastikan apakah hal itu berkaitan dengan modus penyelundupan.

Panglima Koarmada RI,  Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M mengatakan, pihaknya masih mendalami status kapal, dokumen, hingga muatan yang dibawa.

"Nah itu tanya penjahatnya, namanya penjahat akan memunculkan berbagai macam modus. Supaya enggak ketahuan, namanya juga maling," ujar Denih saat konferensi pers di Pangkalan Kodaeral IV, Minggu (9/8/2026).

Setelah bersandar, tim langsung memeriksa ke bagian dalam MV King Sun.

Petugas terlebih dahulu melihat denah kapal untuk mengetahui bagian-bagian yang perlu diperiksa.

Baca juga: Ketamin Nyaris 1,3 Ton Masuk Kepri, Kepala BNN RI Sebut Ketamine Belum Masuk Golongan Narkotika

Pemeriksaan dilakukan satu per satu menggunakan sejumlah alat pendeteksi.

Tim juga melibatkan anjing pelacak K9 untuk mencari kemungkinan adanya barang lain yang disembunyikan.

Tak hanya itu, tim penyelam turut diturunkan untuk memeriksa bagian bawah kapal.

Penyelaman dilakukan untuk memastikan tidak ada barang lain yang disimpan atau disembunyikan di bagian bawah kapal.

Pemeriksaan menyeluruh ini dilakukan setelah petugas menemukan hampir 1,3 ton ketamin dari dalam MV King Sun.

Barang bukti tersebut terdiri dari 65 karung dengan berat bruto mencapai 1.298 kilogram.

Namun, pemeriksaan terhadap kapal hingga kini masih berlangsung.

TNI AL bahkan belum memastikan bahwa 1,3 ton ketamin tersebut merupakan keseluruhan muatan ilegal yang dibawa kapal.

Baca juga: Pangkoarmada RI Bongkar Siasat Licik MV King Sun Bawa 1,3 Ton Ketamin Masuk Laut Kepri

Denih sebelumnya menyebut masih ada kemungkinan ditemukan muatan lain setelah seluruh bagian kapal diperiksa.

"Sementara tadi sudah diketahui ABK, muatan, yang itu belum tentu isinya segitu. Siapa tahu nanti dibongkar, ada penambahan, tapi sementara segitu hampir 1,3 ton," katanya

Saat ini MV King Sun masih berada di Pangkalan Kodaeral IV dengan sejumlah bagian badan kapal terlihat berkarat.

Kapal tersebut mendapat pengawasan dan pengawalan ketat dari aparat.

Petugas masih berjaga di sekitar kapal sembari pemeriksaan dan pendalaman terhadap kapal, dokumen, awak, serta muatannya terus dilakukan. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.