TRIBUNMANADO.CO.ID - KOTAMOBAGU - Enam orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa lakalantas maut saat gelaran Tournament Drag Race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Panitia penyelenggara menyatakan sikap siap memikul tanggung jawab penuh atas seluruh dampak peristiwa nahas tersebut pascakejadian.
Termasuk menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban yang kini berjuang di rumah sakit.
“Saya sudah berada di sini, di rumah sakit. Kami siap bertanggung jawab atas para korban yang masih dalam perawatan,” ujar Ketua Panitia Lucky Sugeha.
Di hadapan deretan korban yang berbaris di ruang perawatan, Lucky tampak terpukul dan menyesali peristiwa yang merenggut nyawa serta melukai puluhan warga itu.
"Intinya kami siap bertanggungjawab penuh atas kejadian ini," ucapnya.
Kecelakaan maut yang terjadi di gelaran Drag Race di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, sudah menewaskan enam orang.
Mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Saat itu, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri disisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan Drag Race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik saat dihubungi Tribun Manado melalui whatsapp mengatakan sedang melakukan olah TKP.
"Kami bersama dinas terkait sedang melakukan olah TKP," ucapnya.
AKBP Abdul Kholik menyebut, saat ini para korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
"Kami saat dalam proses mencari dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, mengamankan TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian lainnya," tutup dia.
Berikut identitas para korban meninggal dan terluka yang diperoleh dari Polres Kotamobagu dan RS setempat per Minggu malam, pukul 21.00 Wita :
1. Januni Pusung: perempuan, 35 tahun. Alamat, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong
2. Harianti Mokoginta: perempuan. Alamat: Bilalang 3, Kabupaten Bolmong
3. Lisma Mokoginta: perempuan, 38 tahun. Alamat: Bilalang III, Bolmong
4. Ali Ponamon: laki laki, 65 tahun. Alamat: Desa Pontodon, Kota Kotamobagu
5. Bio Mokoagow: perempuan, 74 tahun. Alamat: Bilalang 3, Bolmong
6. Nilawati Mokodongan: perempuan. Alamat: Pontodon Induk, Kotamobagu
Dirawat di RS Monompia
1. Hadi Toisi. Alamat: Pangian Tengah, Bolmong (LB)
2. Ali Jojang. Alamat: Bilalang 4, Bolmong (LB)
3. Murdani Pobela. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
4. Muxin Dondo. Alamat: Pontodon Timur, Kotamobagu (LB)
5. Arhan Mokoginta. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB)
6. Rapiska Mokodongan. Alamat: Genggulang (LB)
7. Enjelia Lito. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB) .
8. Prasetio Mokodongan. Alamat: Pontodon, Kotamobagu (LR) .
Dirawat di RS Pobundayan
1. Rina Longkun. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
2. Rugaina M. Alamat: Bilalang IV, Bolmong (LB).
Polisi masih melakukan verifikasi akhir karena korban tersebar di beberapa fasilitas kesehatan sehingga data di atas masih bisa berubah.
Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara.
Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.
Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.
Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri disisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan Drag Race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. (nie/pin/riz)
Baca juga: Daftar Nama 6 Korban Meninggal dalam Tabrakan Mobil Drag Race di Upai Kotamobagu hingga Minggu Malam