Momen Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada bayi sering kali menjadi tantangan berat yang memicu stres bagi para orang tua, khususnya para ibu. Rasa khawatir anak kekurangan asupan nutrisi kerap beradu dengan rasa lelah akibat harus memikirkan dan menyiapkan menu baru setiap hari.
Pengalaman ini juga pernah dirasakan oleh Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah. Untuk mengatasi rasa cemas sekaligus menjaga efisiensi waktu, Thiva mengandalkan metode persiapan bahan makanan (food prep) Makanan Pendamping ASI atau MPASI mingguan.
Thiva membagikan tips bagaimana merancang food prep MPASI yang tidak hanya simpel dan hemat energi, tetapi juga terjamin kebersihannya untuk pencernaan bayi yang masih sensitif.
Rencanakan Menu Mingguan Agar Ibu Tak 'Burnout'
Menurut Thiva, langkah awal yang paling krusial adalah membuat perencanaan menu (menu planning) selama satu minggu ke depan berdasarkan preferensi makanan yang disukai anak. Langkah ini ampuh meminimalisir kepanikan saat anak mendadak enggan makan.
Selain menekan rasa cemas, perencanaan menu yang matang membuat agenda belanja bahan makanan menjadi jauh lebih efisien dan tidak menguras tenaga.
"Belanjanya juga nggak harus setiap hari. Biar nggak capek, aku biasa rencanakan mau menu apa, berarti butuh belanja apa. Kita kombinasikan juga bahan-bahan yang ada, jadi lebih efisien kita belanjanya," ujar Thiva dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).
Waspada Kontaminasi Bakteri, Alat dan Bahan Wajib Higienis
Hal yang tak kalah penting dalam proses food prep MPASI adalah menjaga higienitas. Sistem kekebalan tubuh serta saluran pencernaan bayi masih sangat rentan terhadap infeksi kuman maupun kotoran yang menempel pada bahan pangan mentah dan peralatan dapur.
Untuk mencegah risiko terjadinya kontaminasi silang, Thiva menyarankan para ibu untuk selalu mengandalkan cairan pembersih khusus yang aman untuk bahan makanan dan alat makan anak.
"Saran aku, wajib ada pembersih alat dan bahan makanan seperti sayur dan buah yang memang sudah 100 persen food grade, seperti MAMA Lime Green. Karena ini bisa membantu kita efisien kerjanya untuk mencuci semua bahan dan alat-alatnya," jelas Thiva.
Penggunaan pembersih berstandar food grade dinilai sangat efektif untuk meluruhkan sisa kotoran hingga bakteri pada sayur dan buah, sekaligus mensterilkan alat masak dari kuman yang memicu masalah pencernaan pada bayi.
"Langkah ini penting untuk meminimalisir kontaminasi dari bahan atau alat yang kita gunakan, karena anak memang masih rentan terhadap infeksi atau bakteri," pungkasnya.





