TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satu dari delapan awak kapal MV King Sun yang membawa ketamin nyaris 1,3 ton dihadirkan saat konferensi pers di Pangkalan Kodaeral IV, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (9/8/2026).
Pria tersebut adalah Ming Hsun Tsai alias MHT, yaitu seorangwarga negara Taiwan.
Mengenakan baju tahanan berwarna oranye, pria 43 tahun itu tampak hanya tertunduk selama berada di lokasi konferensi pers.
Wajahnya tertutup masker ninja berwarna hitam, saat diruangan MHT hanya berdiri diam membelakangi para awak media yang hadir.
Ia mendengarkan penjelasan Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengenai pengungkapan kasus tersebut.
Kedua tangannya dalam kondisi diborgol.
Sejumlah personel TNI AL juga terlihat berjaga ketat di sekitar MHT selama konferensi pers berlangsung.
MHT tidak lama berada di hadapan awak media sebelum kemudian dibawa kembali oleh petugas.
Dari informasi yang dihimpun, MHT bersama tujuh ABK lainnya diamankan saat KRI Kerambit-627 menghentikan MV King Sun di perairan utara Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan riau (Kepri), Kamis (6/8/2026).
Saat pemeriksaan menggunakan narkotes, MHT disebut menunjukkan hasil negatif narkotika.
Meski demikian, hasil tersebut belum menentukan keterlibatan MHT dalam penyelundupan ketamin yang ditemukan di kapal.
Hingga kini, aparat masih mendalami peran masing-masing ABK dalam pelayaran MV King Sun.
Termasuk peran MHT yang menjadi satu-satunya ABK berkewarganegaraan Taiwan dalam kapal tersebut.
Tim gabungan sebelumnya mengamankan 65 karung berisi ketamin dengan berat mencapai 1.298 kilogram dari MV King Sun.
Seluruh ABK yang diamankan juga masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap jaringan dan pihak yang berada di balik pengiriman ketamin tersebut. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)