Jemaah Doa Bersama HUT RI di Masjid Istiqlal Membludak, Menag Gandeng Tangan Habib Luthfi Saat Tiba
Adi Suhendi August 09, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengunjung acara Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri NKRI Dalam Rangka HUT Ke-81 RI di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat pada Minggu (9/8/2026) malam membludak.

Tampak jemaah memenuhi tiga perempat ruang salat utama Masjid Istiqlal yang dijadikan arena doa bersama tersebut.

Para jemaah juga tampak memenuhi selasar-selasar yang ada hingga mezzanine.

Tak hanya itu, di halaman Masjid Istiqlal sejumlah jemaah juga tampak duduk lesehan bersama rombongannya masing-masing.

Para jemaah yang datang juga tampak dari beragam usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.

Acara yang dimulai sekira pukul 20.00 WiB itu sendiri dihadiri sejumlah tokoh agama hingga pejabat negara.

Tampak di antaranya yang hadir antara lain Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Muhammad Luthfi Ali Yahya atau Habib Luthfi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Baca juga: Ikut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Guru Asal Sukabumi Doakan Honorer Diangkat ASN

Ketika tiba di lokasi, tampak Nasaruddin menggandeng tangan Habib Luthfi dengan akrab.

Sejumlah jemaah juga mencium tangan mereka tanda takzim.

Beragam salawat berkumandang menyambut kedatangan keduanya serta menambah keteduhan acara itu.

Sementara itu, tampak juga Zulkifli Hasan berbincang dengan Pramono Anung sambil duduk di atas panggung.

Baca juga: Presiden Prabowo Batal Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Menag: Ada Tugas Kenegaraan

Pada Sabtu (1/8/2026) lalu pemerintah pun menggelar acara  Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Saat itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa makna Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai ikhtiar spiritual bangsa dalam mengisi kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keberagaman Indonesia. 

Nasaruddin menyebut bangsa yang besar juga dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama.

“Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi.  Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri,” ujar Nasaruddin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.