Polisi Duga Pelaku Penyiksaan dan Penyekapan Pria di Sumedang Hingga Tewas, Lebih dari 5 Orang
Dedy Herdiana August 10, 2026 09:19 AM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopriansah, menduga, pelaku penyekapan dan penyiksaan terhadap pria berinisial H di Kabupaten Sumedang, berjumlah lebih dari lima orang. 

Aksi keji yang dilakukan para pelaku dilakukan di sebuah kontrakan di Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara. 

Pria berinisial H ditemukan polisi dalam kondisi tak berdaya di dalam kamar kontrakan. 

Korban akhirnya meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah, Sabtu (8/7/2026) pukul 04.00 WIB.

"Diperkirakan lebih dari lima orang," kata Tanwin Nopriansah, kepada Tribun Jabar.id, Selasa (10/8/2026) pagi. 

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Pria di Sumedang Hingga ke Jakarta

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan sekaligus memburu para pelaku.

“Pelaku diburu ke wilayah Sumedang dan Jakarta," katanya. 

Ia menyebutkan, kasus ini mulai terungkap setelah warga yang mendengar suara teriakan korban dari dalam kamar kontrakan pada Jumat (7/8/2026) sekira pukul 22.00 WIB. 

Menurutnya, korban yang mencurigai suara teriakan tersebut langsung  menghubungi Call Center 110.

Usai menerima laporan, kata Tanwin, Tim Resmob langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Korban ditemukan dalam keadaan kaki terikat dengan kawat dan ditemukan sejumlah luka. Saat dimintai keterangan, H mengaku korban penganiayaan," ucapnya.

Pihak kepolisian kini tengah mendeteksi keberadaan pelaku yang mendadak melarikan diri usai melancarkan aksi kejamnya tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopriansah, menegaskan bahwa tim penyidik dan Resmob telah diterjunkan untuk melakukan perburuan intensif hingga keluar daerah.

"Pelaku diburu ke wilayah Sumedang dan Jakarta," ujar Tanwin saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026) malam.

Baca juga: Breaking News - Polisi Gelar Olah TKP Kasus Pria Sumedang Hilang Nyawa Usai Disekap di Kamar Kos

Korban Ditemukan Kaki Terikat Kawat

Insiden tragis ini pertama kali terungkap pada Jumat (7/8/2026) sekira pukul 22.00 WIB. Warga sekitar indekos menaruh curiga setelah mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam salah satu kamar.

Warga yang sigap langsung menghubungi layanan darurat Call Center 110 Kepolisian. Tim Resmob Polres Sumedang yang tiba di lokasi langsung melakukan penggerebekan dan menemukan korban dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Pria berinisial H tersebut ditemukan tergeletak tak berdaya dengan kondisi kedua kaki terikat kawat kencang serta menderita luka-luka parah di sekujur tubuhnya akibat siksaan berat.

Baca juga: Pria di Sumedang Tewas Disekap dan Disiksa, Berikut Kronologi dan Faktanya

Sempat Dievakuasi, Nyawa Korban Tak Tertolong

Petugas kepolisian bersama warga setempat segera melarikan H ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Namun, akibat parahnya luka penyiksaan yang dialami, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Jenazah Diotopsi di Bandung

Guna melengkapi berkas penyidikan dan mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, polisi merujuk jenazah H ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung, untuk menjalani proses otopsi.

Sementara itu, tim opsnal gabungan terus menyisir sejumlah titik lokasi di Sumedang hingga melakukan pengejaran ke wilayah DKI Jakarta guna menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas penemuan mayat terikat kawat ini. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.