TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS — Sebanyak 26 tim dari enam provinsi adu cepat dalam ajang Festival Perahu Naga 2026 di Kawasan Wisata Situ Rawa Kalong, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (9/8/2026).
Dalam kompetisi yang memperebutkan total hadiah senilai Rp40,5 juta ini, para peserta tidak hanya bersaing dalam olahraga dayung, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2026.
Festival Perahu Naga yang telah memasuki penyelenggaraan ke-9 sejak pertama kali digelar pada 2015 ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata Situ Rawa Kalong serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pelibatan pelaku UMKM lokal.
Baca juga: Wisatawan di Situ Rawa Kalong Depok Terganggu Polusi Asap Pabrik, Bau Sangit Merusak Suasana
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini mengusung konsep sport tourism untuk menggabungkan sektor olahraga dan pariwisata.
“Festival Perahu Naga tahun 2026 ini merupakan penyelenggaraan yang kesembilan kalinya, setelah pertama kali dilaksanakan pada 2015,” ujarnya saat memberikan laporan kegiatan.
Eko menjelaskan, penyelenggaraan ajang ini memiliki sejumlah tujuan, mulai dari meningkatkan prestasi atlet dayung hingga memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat.
“Konsepnya adalah support tourism, menggabungkan antara olahraga dengan pariwisata. Mudah-mudahan juga berdampak kepada pergerakan ekonomi lokal, khususnya UMKM,” jelasnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat tiga nomor yang diperlombakan, yakni Open 200 meter 12 kru putra, Open 200 meter 12 kru putri, serta Stand Up Paddle 200 meter putra yang diikuti oleh klub-klub dayung serta perwakilan dari Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).
Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov Jabar 2026
Selain sebagai tontonan menarik dan sarana rekreasi warga yang diisi dengan kegiatan senam bersama, ajang ini memiliki arti strategis bagi pembinaan atlet lokal. Wali Kota Depok, Supian Suri, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini.
Supian Suri menilai keberadaan festival ini turut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian Situ Rawa Kalong melalui kegiatan yang positif.
“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari ikhtiar kita menyemarakkan HUT RI ke-81, sekaligus membuat situ kita terus terawat dengan kegiatan seperti ini,” katanya.
Ia juga optimistis Festival Perahu Naga di Situ Rawa Kalong dapat menjadi agenda rutin tahunan bagi para pecinta olahraga dayung dari berbagai daerah di Indonesia, seiring komitmen pemkot yang akan terus melakukan evaluasi demi peningkatan kualitas penyelenggaraan ke depan.
“Kita akan terus evaluasi program ini. Secara rutin sudah kita laksanakan dan ini sudah tahun ke-9. Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya bisa terus ditingkatkan, mengundang lebih banyak peserta dari provinsi lain,” jelas Supian.
“Saya yakin hari ini enam provinsi ini sudah menjadikan agenda Depok sebagai agenda rutin buat mereka,” tuturnya.
Lebih lanjut, Supian Suri menegaskan bahwa pengalaman bertanding melawan atlet lintas daerah di ajang ini menjadi modal penting bagi para atlet muda Depok untuk mengukur kemampuan sebelum terjun di ajang provinsi.
“Pastinya banyak hal yang kita dapat. Pertama, bagaimana potensi anak-anak muda, khususnya pecinta dayung bisa terlayani dengan kegiatan seperti ini. Mereka berlomba, mereka berlatih, dan pastinya mereka akan membawa nama baik Kota Depok,” ungkapnya.
“Besok kita Porprov Jawa Barat. Ini salah satu persiapan Porprov kita,” tutupnya.