TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Siap-siap, sebanyak 15 pejabat eselon ll di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan menjalani Uji Kompetensi (Ukom) pada Rabu (12/9/2026) mendatang.
Ukom diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pelalawan, sesuai dengan arahan dari Bupati H Zukri.
Para peserta Ukom merupakan pejabat eselon yang meliputi kepala dinas, kepala badan, kepala satuan, hingga asisten Sekdakab, maupun staf ahli bupati.
"Saat ini para peserta sedang mempersiapkan makalah sebagai bahan untuk Ukom nanti. Temanya telah disampaikan sebelumnya," ungkap Kepala BKPSDM Pelalawan, Darlis M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Senin (10/8/2026).
Dikatakannya, Ukom digelar di ruangan rapat BKPSDM yang dimulai pukul 08.30 WIB.
Peserta akan menjalani presentasi makalah dan wawancara dengan tim Panitia Seleksi (Pansel) yang telah dibentuk sebelumnya.
Ada lima orang anggota Pansel, tiga orang merupakan akademisi dari universitas dan dua orang lagi perwakilan dari Pemda.
Satu persatu pejabat eselon ll yang saat ini menduduki posisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) akan berhadapan dengan lima orang pansel.
Makalah yang telah disusun akan diuji dan dilanjutkan dengan wawancara seputar materi pemerintahan hingga manajerial.
Termasuk capaian target kinerja peserta selama menjabat yang merujuk pada program-program yang tertuang dalam RPJMD Pelalawan.
"Hasil Ukom ini berupa nilai yang dihimpun pansel dari setiap peserta berdasarkan presentasi serta wawancara," tambah Darlis.
Selanjutnya, tim Pansel akan melaporkan hasilnya kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yakni Bupati Zukri.
Penilaian secara keseluruhan menjadi pertimbangan bagi kepala daerah untuk melakukan evaluasi jabatan di tingkat eselon ll.
"Memang output hasilnya untuk kepentingan mutasi jabatan PPTP maupun rolling seputar pejabat eselon ll yang ada saat ini," tutur Darlis.
Ia menyampaikan, mutasi antar jabatan eselon II dinilai perlu untuk menjalankan program prioritas daerah.
Selain itu, mengisi kekosongan jabatan PPTP yang saat ini terjadi.
Ada tujuh jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lainnya yang belum diisi pejabat definitif.
Hanya diduduki pejabat pelaksana tugas (Plt).
"Termasuk mengisi jabatan yang kosong saat ini. Setelah semua selesai, nanti ketahuan jabatan mana saja yang masih kosong untuk dilakukan seleksi terbuka," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)