TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Jenazah Lisma Mokoginta warga desa Bilalang Tiga Utara, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dimakamkan, Senin 10 Agustus 2026 di Bilalang.
Wanita yang akrab disapa Mama Aldo itu berpulang setelah jadi korban kecelakaan drag race maut di kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, Minggu 9 Agustus 2026 sore.
Tangis haru warga mengiringi kepergian Lisma.
Menurut penuturan keluarga, Lisma hanya berniat menonton balapan di kelurahan Upai.
Korban pergi bersama dua keluarganya.
Naas, saat menonton balapan tersebut, korban malah tertabrak mobil yang keluar jalur.
"Karena hari Minggu jadi mau nonton balapan. Kami kemudian terima kabar Mama Aldo sudah di rumah sakit," ujar Yunny salah seorang keluarga.
Saat menerima kabar tersebut, pihak keluarga seakan tak percaya.
Pasalnya, dua jam sebelum balapan korban sempat memposting foto di Facebook bersama dua orang korban lainnya.
"Kami sempat tak percaya, tapi setelah ke rumah sakit ternyata kabar itu benar," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bolmong Yusra Alhabsy menyampaikan ucapan belasungkawanya.
"Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik disisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tegasnya.
Ia menegaskan tragedi drag race maut ini adalah duka bersama.
Yusra berharap seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari kejadian tersebut dan memperhatikan aspek keselamatan.
Hingga Minggu (9/8/2026) pukul 22.50 WITA, akibat insiden drag race di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, dilaporkan 7 korban meninggal dan 9 orang terluka.
Korban luka tersebut masih dirawat di dua rumah sakit berbeda.
Berikut identitas para korban meninggal dan terluka yang diperoleh dari Polres Kotamobagu dan RS setempat:
Korban Meninggal:
1. Januni Pusung: perempuan, 35 tahun. Alamat, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong
2. Harianti Mokoginta: perempuan. Alamat: Bilalang 3, Kabupaten Bolmong
3. Lisma Mokoginta: perempuan, 38 tahun. Alamat: Bilalang III, Bolmong
4. Ali Ponamon: laki laki, 65 tahun. Alamat: Desa Pontodon, Kota Kotamobagu
5. Bio Mokoagow: perempuan, 74 tahun. Alamat: Bilalang 3, Bolmong
6. Nilawati Mokodongan: perempuan. Alamat: Pontodon Induk, Kotamobagu
7. Rugaina Manangin: perempuan. Alamat: Bilalang, Bolmong
Korban Luka:
Dirawat di RS Monompia, Kabupaten Bolmong
1. Hadi Toisi. Alamat: Pangian Tengah, Bolmong (LB)
2. Ali Jojang. Alamat: Bilalang 4, Bolmong (LB)
3. Murdani Pobela. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
4. Muxin Dondo. Alamat: Pontodon Timur, Kotamobagu (LB)
5. Arhan Mokoginta. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB)
6. Rapiska Mokodongan. Alamat: Genggulang (LB)
7. Enjelia Lito. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB) .
8. Prasetio Mokodongan. Alamat: Pontodon, Kotamobagu (LR) .
Dirawat di RS Pobundayan Kotamobagu
1. Rina Longkun. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara.
Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.
Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.
Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race.
Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.
Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS.
Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu.
Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit. (Nie)
Baca juga: Daftar Nama 3 Korban Luka Berat Tragedi Drag Race di Kotamobagu yang Dirawat di RSUP Kandou Manado
(TribunManado.co.id/Nie)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini