PKS Perkuat Regenerasi Pemimpin Muda Jelang Pemilu 2029
Delvira Hutabarat August 10, 2026 01:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai memperkuat pembinaan generasi muda sebagai bagian dari persiapan regenerasi kepemimpinan politik.

Salah satunya melalui Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) Core Session 2.

"Kita mendesain APMI dalam tiga sesi untuk memastikan generasi muda yang dilatih hari ini siap melanjutkan estafet kepemimpinan ke depan," kata Sekretaris Bidang Kepemudaan DPP PKS Henda Yusamtha, Senini (8/10/2026).

Henda menyebut regenerasi kepemimpinan membutuhkan fondasi organisasi yang kuat. Ia menekankan tiga modal dasar PKS, yakni kader militan, struktur solid, dan kerja kolektif.

"Itu pula yang membuat kita semua terus bergerak tanpa lelah," jelas dia.

"Pemuda adalah mereka yang tidak berhenti ketika ada halangan dan rintangan. Pemuda adalah mereka yang terus menyalakan harapan. Pemuda adalah pelanjut perjuangan," sambungnya.

Wasekjen DPP PKS Tomy Agus Maymuftianto, Gubernur NTB periode 2018–2023 Zulkieflimansyah, dan Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menjadi narasumber dalam pembekalan kader muda PKS tersebut. Materi yang diberikan mencakup perencanaan program hingga tata kelola pemerintahan.

"Mereka tidak hanya diarahkan untuk mencetak anak muda yang memiliki gagasan, tetapi juga pemimpin yang mampu menerjemahkan gagasan menjadi program, membangun kolaborasi, dan menghadirkan dampak nyata," jelas Henda.

Perkuat Bidang Saksi dan Relawan

Sebelumnya, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, mendorong Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) partainya untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda, kampus, komunitas, kalangan profesional, serta jaringan internal partai.

Menurutnya, BRSN memiliki posisi strategis untuk mempertemukan berbagai potensi tersebut agar dapat bekerja secara sinergis dan saling melengkapi.

"Jangan membangun tembok, tetapi membangun jembatan," jelas Almuzzammil.

Almuzzammil mengatakan langkah tersebut tidak hanya untuk memperkuat koordinasi internal, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas. Ia mendorong BRSN memperluas rekrutmen relawan ke berbagai kalangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.