Kantongi Restu Presiden Prabowo, FIFA ASEAN Cup 2026 Siap Digelar di Jakarta dan Jawa Barat
Irwan Wahyu Kintoko August 10, 2026 02:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Indonesia terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. 

Jakarta dan Jawa Barat dipastikan menjadi dua wilayah yang akan menjadi pusat penyelenggaraan turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan, pemerintah telah menggelar rapat perdana bersama kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat dipenuhi.

Erick menyebut Presiden Prabowo Subianto telah memberikan government guarantee kepada FIFA. 

Baca juga: Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup untuk Raih Trofi Pertama

Saat ini pemerintah masih melakukan sinkronisasi terkait sejumlah poin dalam host contract dengan FIFA.

"Kita melakukan kick-off rapat perdana sebagai penyelenggara FIFA ASEAN," kata Menpora Erick Thohir di Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).

"Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat government guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA, dan FIFA sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah," lanjutnya.

Menurut Erick, penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki arti penting bagi Indonesia karena menjadi turnamen FIFA pertama yang digelar di Indonesia dengan format tersebut. 

Baca juga: Erick Thohir Sebut Indonesia Masih Berjuang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Tunggu Keputusan FIFA

Ia menilai ajang ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkenalkan citra positif bangsa kepada dunia.

"FIFA ASEAN merupakan brand FIFA, bukan brand PSSI atau negara, ini even FIFA terbesar setelah World Cup," kata Erick.

"Ini menjadi sejarah buat bangsa karena FIFA ASEAN pertama kali digulirkan di Indonesia," lanjutnya.

Baca juga: Tersingkir dari Piala AFF 2026, John Herdman Siap Balas Kekalahan Indonesia di FIFA Asean Cup 2026

Dalam penyelenggaraannya, pemerintah memastikan dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk kepolisian untuk aspek keamanan, Kementerian Perhubungan terkait transportasi, serta kementerian yang menangani keimigrasian, hukum, komunikasi dan digital, keuangan dan ketenagakerjaan.

Erick mengatakan dukungan juga diberikan oleh pemerintah daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat. 

Kedua wilayah tersebut akan berkolaborasi untuk memastikan pertandingan serta berbagai kebutuhan pendukung turnamen berjalan dengan baik.

Jakarta Siapkan Fasilitas dan Promosi Sport Tourism

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, memastikan, Jakarta siap mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurutnya, Jakarta memiliki pengalaman panjang dalam menggelar berbagai ajang olahraga internasional. 

Tidak hanya pertandingan, Pemprov DKI Jakarta juga mendukung aspek promosi, mobilisasi hingga pemanfaatan destinasi wisata bagi pemain dan ofisial.

"Seperti yang selalu diamanatkan Pak Gubernur bahwa DKI Jakarta menjadi destinasi sport tourism, banyak untuk kegiatan yang bersifat internasional," kata Andri.

Untuk mendukung kegiatan latihan, DKI Jakarta menyiapkan sejumlah lapangan, yakni Lapangan Banteng, GMSB, serta lapangan latihan 1 dan 2 Jakarta International Stadium (JIS).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan mendukung mobilisasi selama penyelenggaraan turnamen, termasuk memberikan layanan transportasi bagi pemain dan ofisial.

Jawa Barat Siapkan Stadion dan Lima Lapangan Latihan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. 

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, Pemprov Jabar bersama Kabupaten Bandung dan Kota Bandung siap bersinergi dengan DKI Jakarta.

Herman menyebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan dukungan penuh agar penyelenggaraan turnamen berjalan sukses.

"Pemda Provinsi Jawa Barat beserta Kabupaten Bandung dan Kota Bandung siap untuk menjadi tuan rumah, sinergi dengan sahabat kami dari DKI," kata Herman.

Untuk venue pertandingan, Jawa Barat menyiapkan Stadion Si Jalak Harupat. 

Stadion tersebut juga baru digunakan sebagai salah satu venue Piala Presiden 2026 sehingga pengelolaannya dinilai telah memiliki pengalaman dalam memenuhi kebutuhan ajang sepak bola berskala besar.

Selain stadion pertandingan, Jawa Barat juga menyiapkan sejumlah lapangan latihan. 

Tiga lokasi yang disiapkan adalah Stadion ITB, Arcamanik, dan Sidolig.

Pemerintah daerah juga menyediakan dua stadion cadangan, yakni Stadion Unpad dan IPDN Jatinangor.

Timnas Indonesia Ditargetkan Berprestasi

Selain memastikan kesiapan sebagai tuan rumah, Erick juga berharap Timnas Indonesia mampu meraih prestasi maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura, sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Turnamen ini memiliki keistimewaan karena masuk dalam kalender FIFA Matchday pada September dan Oktober 2026. 

Kondisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menurunkan pemain-pemain terbaiknya.

"Semua pemain terbaik Indonesia bisa hadir dan kita harapkan tentu prestasinya bisa maksimal," ujar Erick.

Erick memahami perjalanan Timnas Indonesia tetap akan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi pemain. 

Namun sebagai tuan rumah, ia berharap skuad Garuda mampu memberikan prestasi terbaik di hadapan publik sendiri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.