TRIBUNBATAM.id - Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada pemerintah daerah terus berjalan sepanjang 2026.
Data Kementeian Keuangan hingga 10 Agustus 2026, realisasi penyaluran DBH Fak Fak sebesar Rp 49,29 miliar atau 54.46 persen dari pagu Rp 90,51 miliar.
Penyaluran BDH merupakan bagian dari Transfer ke Daerah (TKD) yang bertujuan mendukung kemampuan fiskal pemerintah daerah sekaligus memastikan layanan publik tetap berjalan.
Secara nasional, pemerintah telah menyalurkan DBH sebesar Rp 30.116,41 miliar atau 49.97 dari pagu Rp 60.268,74 miliar.
Sehingga penyaluran DBH Fak Fak sudah melebihi rata-rata nasional.
Hanya saja, dibandikan tahun lalu, DBH Fak Fak mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 128,40 miliar.
Alokasi DBH Fak Fak lebih besar ketimbang DBH Batam, Kepulauan Riau.
Tahun ini, Batam mendapatkan pagu DBH 80,43 miliar dengan realisasi Rp 33,70 miliar atau 41.90 persen.
| Dana Bagi Hasil | Pagu | Realisasi | Persen |
|---|---|---|---|
| Total | 90,51 M | 49,29 M | 54.46 |
| Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit | 1,27 M | 0,25 M | 20.00 |
| DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota | 21,17 M | 8,47 M | 40.00 |
| DBH PPh Pasal 21 | 1,31 M | 0,53 M | 40.00 |
| DBH PPh Pasal 25/29 OP | 0,07 M | 0,03 M | 40.00 |
| DBH SDA Gas Bumi 30 persen | 62,20 M | 37,32 M | 60.00 |
| DBH SDA Kehutanan - PSDH | 0,93 M | 0,56 M | 60.00 |
| DBH SDA Minyak Bumi 15 % | 2,60 M | 1,56 M | 60.00 |
| DBH SDA Perikanan | 0,96 M | 0,58 M | 60.00 |