Izin Drag Race Maut di Kotamobagu Dikeluarkan Polda Sulawesi Utara
Gryfid Talumedun August 10, 2026 02:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Drag race maut yang diselenggarakan di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut), sudah memakan delapan orang korban.

Warga pun bertanya-tanya terkait izin penyelenggaraan drag race yang digelar di kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Senin 10 Agustus 2026, izin penyelenggaraan drag race tersebut dikeluarkan oleh Polda Sulut.

Hal ini dikatakan salah seorang panitia berinisial SP.

Baca juga: Info Cuaca Sulut Sore hingga Malam Hari Ini Senin 10 Agustus 2026, Mayoritas Alami Cuaca Cerah

Menurutnya, sebelum penyelenggaraan drag race tersebut panitia melakukan permohonan izin ke Polda Sulut.

Setelah izin dikeluarkan, panitia kemudian berkonsultasi dengan Polres Kotamobagu.

"Izinnya dari Polda Sulut, kalau di Polres Kotamobagu hanya pengamanan," beber dia.

Ia membeberkan pelaksanaan drag race di Kotamobagu sudah direncanakan sejak empat bulan lalu.

Bahkan saat pembukaan ikut dihadiri oleh Wali Kota dan Kapolres Kotamobagu.

"Kami mendapatkan dukungan dari pemerintah dan kepolisian dalam kegiatan ini. Tapi tak ada yang mau kecelakaan itu terjadi," ucapnya.

Sementara itu, penyelidikan kasus drag race maut resmi diambil alih Satreskrim Polres Kotamobagu.

Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi.

"Iya sudah kita tangani," katanya via telepon. 

Meskipun begitu, perwira dua balok ini menegaskan belum ada yang diperiksa. 

"Kalau diperiksa belum ada," ucapnya.

"Saat ini kita masih fokus untuk pemulihan para korban," tegas dia. 

Mantan Katim Resmob Polda Sulut ini menegaskan masih akan mempelajari soal regulasi dari kegiatan tersebut.

Waafi juga belum mengetahui soal alasan sang pebalap keluar dari jalur. 

"Kalau soal itu kita masih cari tahu," tuturnya. 

Data dan Kronologi

Hingga Minggu (9/8/2026) pukul 22.50 WITA, akibat insiden drag race di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, dilaporkan 7 korban meninggal dan 9 orang terluka.

Korban luka tersebut masih dirawat di dua rumah sakit berbeda.

Berikut identitas para korban meninggal dan terluka yang diperoleh dari Polres Kotamobagu dan RS setempat:

Korban Meninggal:

1. Januni Pusung: perempuan, 35 tahun. Alamat, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong

2. Harianti Mokoginta: perempuan. Alamat: Bilalang 3, Kabupaten Bolmong

3. Lisma Mokoginta: perempuan, 38 tahun. Alamat: Bilalang III, Bolmong

4. Ali Ponamon: laki laki, 65 tahun. Alamat: Desa Pontodon, Kota Kotamobagu

5. Bio Mokoagow: perempuan, 74 tahun. Alamat: Bilalang 3, Bolmong

6. Nilawati Mokodongan: perempuan. Alamat: Pontodon Induk, Kotamobagu

7. Rugaina Manangin: perempuan. Alamat: Bilalang, Bolmong

8. Ali Jojang. Alamat: Bilalang 4, Bolmong

Korban Luka:

Dirawat di RS Monompia, Kabupaten Bolmong

1. Hadi Toisi. Alamat: Pangian Tengah, Bolmong (LB)

2. Prasetio Mokodongan. Alamat: Pontodon, Kotamobagu (LR) .

3. Murdani Pobela. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)

4. Muxin Dondo. Alamat: Pontodon Timur, Kotamobagu (LB)

5. Arhan Mokoginta. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB)

6. Rapiska Mokodongan. Alamat: Genggulang (LB)

7. Enjelia Lito. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB) .

Dirawat di RS Pobundayan Kotamobagu

1. Rina Longkun. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)

Kronologi Kejadian

Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara.

Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.

Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.

Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.

Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.

Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.

Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.

Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.

Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan.

Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race.

Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.

Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS.

Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu.

Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit. (Nie)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.