KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggencarkan jemput bola perekaman KTP elektronik pada sejumlah siswa di sekolah-sekolah yang ada di wilayahnya. Hal ini ditandai dengan penyerahan KTP secara simbolis oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman kepada perwakilan siswa SMAN 1 Koba yang telah memasuki usia 17 tahun, Senin (10/8).
Algafry Rahman menyampaikan, agenda ini merupakan bagian pelayanan langsung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bangka Tengah ke sekolah-sekolah untuk mempermudah pelajar melakukan perekaman indentitas kependudukan.
Menurutnya, langkah jemput bola ini dilakukan guna memastikan seluruh remaja yang telah memasuki batas usia wajib memiliki dokumen kependudukan secara cepat tanpa perlu repot datang ke kantor dinas, atau lewat inovasi Gi Nganyau atau akronim dari Giat Ngurus Administrasi Nyata Untuk Anak Sekolah.
"Ini adalah satu program Ngayau yang dilakukan oleh teman-teman Dukcapil Bangka Tengah untuk membuat perekaman. Sehingga anak-anak kita ini, terutama yang sudah memiliki batas usia untuk memiliki KTP, enggak susah-susah banget. Jadi kita jemput bola, datang ke sekolah-sekolah," ujar Algafry Rahman.
Diakuinya, selain proses perekaman fisik dan pendataan langsung, petugas juga memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan untuk masa depan mereka. Hal itu karena, dokumen kependudukan menjadi syarat utama bagi para siswa yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, maupun yang berencana mendaftar ke instansi kedinasan seperti TNI dan Polri.
Dirinya memastikan agenda serupa akan terus dilaksanakan ke sejumlah sekolah-sekolah lainnya di wilayah Bangka Tengah. "Saya mengimbau dan juga melaksanakan pendataan langsung dan memberikan penjelasan kepada anak-anak kita bahwasannya data kependudukan ini penting bagi mereka," katanya. (w4)