Rekam Jejak-Kekayaan Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia
Hendrik Budiman August 10, 2026 05:39 PM

 

TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Destry Damayanti kembali menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). 

Sosok yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI tersebut memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan dan kebijakan moneter. 

Destry Damayanti menjadi satu-satunya nama yang diajukan sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan Perry Warjiyo.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Prasetyo mengatakan nama Destry telah tercantum dalam Surat Presiden (Surpres) yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Destry Damayanti," kata Prasetyo.

Surpres tersebut, lanjut Prasetyo, telah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk diproses lebih lanjut.

Selain mengajukan calon Gubernur BI, pemerintah juga telah mengirimkan nama calon untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior BI dan Deputi Gubernur BI.

Baca juga: Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI, Terungkap Harta Rp72 Miliar dan Isi Garasinya

Namun, Prasetyo belum mengungkapkan identitas calon yang diajukan untuk kedua posisi tersebut.

"Kami sudah menyerahkan beberapa surpres ke DPR, kami sudah koordinasi dengan pimpinan DPR yaitu Bu Puan dan Pak Dasco. Yang pertama adalah surpres mengenai calon definitif Gubernur Bank Indonesia beserta dengan calon pengganti untuk Deputi Senior dan Deputi Gubernur," jelasnya.

Dengan diajukannya nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal, proses selanjutnya berada di DPR untuk menjalani tahapan sesuai mekanisme yang berlaku sebelum penetapan Gubernur BI definitif.

Lantas, seperti apa perjalanan karier serta harta kekayaan Destry Damayanti?

Dikutip dari laman BI, Desrty Damayanti merupakan perempuan kelahiran Jakarta pada tahun 1963 atau saat ini berusia 63 tahun.

Dia merupakan lulus sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia serta magister dari Field of Regional Science Cornell University, New York, Amerika Serikat (AS).

Kariernya dimulai ketika menjabat sebagai Senior Economic Adviser Dut Besar Inggris untuk Indonesia pada tahun 2000-2003.

Selain itu dirinya juga sempat menjadi dosen di Fakultas Ekonomi UI pada tahun 2005-2006.

Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Sekuritas pada tahun 2005-2011. Kariernya pun berlanjut ketika menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri selama empat tahun pada 2014-2015.

Ia mulai masuk di pemerintahan ketika menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahuun 2014-2015.

Setelah itu, Destry mengemban jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.

Sementara, kariernya di BI dimulai ketika menjadi Deputi Gubernur Senior periode 2019-2024.

Jabatan itu diemban Destry berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2019 tertanggal 29 Juli 2019 yang diteken oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Dia kembali mengemban jabatan yang sama untuk periode 2024-2029 berdasarkan Keputusaan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tertanggal 10 Juli 2024.

Kini, dirinya menjabat sebagai Gubernur BI sementara menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri.

Adapun jabatan tersebut resmi diembannya pada 27 Juli 2026 lalu.

Harta Kekayaan Destry

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Destry tercatat memiliki total harta mencapai Rp103,7 miliar.

Namun, lantaran memiliki utang sebesar Rp3,5 miliar, maka harta kekayaannya menjadi Rp100,2 miliar.

Data ini berdasarkan laporan untuk periodik 2025 yang diserahkan ke KPK pada 19 Maret 2026.

DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 57.107.500.000

1. Tanah Seluas 336 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 7.500.000

2. Bangunan Seluas 38 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

3. Bangunan Seluas 38 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA ,HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

4. Bangunan Seluas 105 m2 di KAB / KOTA PANDEGLANG, HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 114 m2/187 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000

6. Bangunan Seluas 34 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 247 m2/247 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 6.000.000.000

8. Bangunan Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA KOTA SERANG, HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/172 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 6.100.000.000

10. Tanah dan Bangunan Seluas 45 m2/102 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000

11. Tanah Seluas 291 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 13.500.000.000

12. Tanah Seluas 1.438 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.077.500.000

1. LAINNYA, LITESPEED ROAD BIKE Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 45.000.000

2. LAINNYA, DAHON SEPEDA LIPAT Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000

3. LAINNYA, PACIFIC SEPEDA LIPAT LISTRIK Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000

4. MOBIL, HYUNDAY IONIC 5 Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000

5. MOTOR, VESPA VESPA SPRINT S 150 WHITE 2024 MY'24 Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 53.000.000 

6. MOBIL, BYD BYD SEAL Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 525.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 12.364.262.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 15.231.553.626

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 15.078.007.895

F. HARTA LAINNYA Rp. 2.898.349.972

Sub Total Rp. 103.757.173.493

III. HUTANG Rp. 3.520.737.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 100.236.436.493

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.