TRIBUNNEWS.COM - Teka-teki sosok pengganti Sir Alex Ferguson saat memutuskan pensiun sebagai pelatih Manchester United pada tahun 2013 terbongkar.
Ialah Jose Mourinho yang ternyata digadang-gadang sebagai pilihan utama yang menggantikan peran Sir Alex Ferguson di kursi pelatih Setan Merah.
Rahasia itu terbongkar setelah Mourinho maupun Alex Ferguson saling berbagi pandangan dalam film dokumenter yang dirilis Netflix soal The Special One.
Ya, Netflix belum lama ini telah merilis sebuah film dokumenter yang mengisahkan tentang Jose Mourinho.
Ada banyak hal menarik yang dikupas dalam film tersebut, salah satunya menyoal rahasia Mourinho dalam kariernya sebagai pelatih sepak bola profesional.
Satu dari sekian banyak rahasia yang menarik untuk dikupas ialah soal kesempatan diri pelatih asal Portugal itu hampir menjadi penerus takhta Sir Alex Ferguson di Old Trafford.
Seperti diketahui, Sir Alex Ferguson yang dianggap sebagai pelatih terbaik sepanjang sejarah Manchester United, akhirnya memutuskan pergi sekaligus pensiun pada tahun 2013 silam.
Kepergian pelatih asal Skotlandia itu tentu terasa menyesakkan, khususnya bagi penggemar Setan Merah.
Hal ini mengingat Ferguson meninggalkan Manchester United dengan warisan dan prestasi luar biasa.
Selama hampir 26 tahun melatih Manchester United sejak tahun 1986 s/d 2013, berbagai prestasi mentereng ditorehkan Ferguson sebagai pelatih tim asal kota Manchester tersebut.
Keberhasilan Manchester United meraih treble winners pada tahun 1999 jelas menjadi yang paling ikonik di era Ferguson.
Jika ditotal, Ferguson mampu mempersembahkan total 38 gelar kepada Manchester United, termasuk 13 gelar Liga Inggris, serta dua trofi Liga Champions.
Selain gelar, Ferguson juga berhasil menyulap Manchester United sebagai salah satu tim dengan jumlah penggemar terbesar di dunia.
Baca juga: Mourinho Ingin Jinakkan Tantrum Vinicius, Cosplay Figur Ayah di Real Madrid
Tak pelak, warisan yang ditinggalkan Ferguson baik di dalam maupun luar lapangan Manchester United sangat luar biasa.
Alhasil, tak mengherankan jika kepergian Manchester United dari Old Trafford pada tahun 2013 menyisakan prokontra.
Termasuk salah satunya soal kekhawatiran sosok penerus Ferguson di kursi pelatih Manchester United.
Sebelum akhirnya Manchester United menjatuhkan pilihan ke David Moyes untuk menjadi penerus Ferguson, diketahui ada satu sosok pelatih yang ternyata menjadi kandidat utama yang diidam-idamkan untuk mengisi peran tersebut.
Dan sosok tersebut ialah Mourinho.
Kebetulan, pada tahun di mana Ferguson melepaskan jabatannya sebagai pelatih Manchester United, Mourinho juga meninggalkan posisi yang sama di Real Madrid.
Dengan situasi tersebut, peluang Mourinho untuk menggantikan Ferguson sangatlah terbuka.
Awalnya, baik Mourinho dan Ferguson menceritakan bahwa kursi pelatih Manchester United memang hampir saja ditempati The Special One.
Hanya saja, ada sesuatu hal yang membuat semuanya tidak terjadi, dan akhirnya Setan Merah menjatuhkan pilihannya ke David Moyes.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Sir Alex Ferguson dalam film dokumenter tersebut.
"Ya, dia (red: Mourinho) ditawari pekerjaan itu, saya mengajaknya duduk dan menjelaskan situasinya, sejauh yang saya tahu, dia menerimanya," kata Ferguson dikutip Fotmob.
"Lalu, dalam hitungan jam, semuanya berubah,"
"Suatu malam, dia meneleponku sambil menangis dan berkata, Alex saya tidak tahan lagi, aku sudah berjanji kepada Chelsea dan aku tidak akan mengingkari janjiku,"
"Alasan yang dia berikan kepada saya, tentu saya bisa mengerti, tetapi saya kecewa," jelasnya.
Apa yang diceritakan Ferguson pun langsung dikonfirmasi Mourinho yang mana ia benar-benar hampir jadi pewaris takhta legenda hidup Manchester United tersebut.
"Ketika saya meninggalkan Real Madrid, saya menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Manchester United setelah kepergian Sir Alex," kata Mourinho.
"Tetapi cinta pada sepak bola adalah satu hal, dan cinta pada klub tertentu adalah hal lain,"
"Saya pikir ini lebih kuat daripada cinta terhadap sepak bola, pada dasarnya setelah pergi dari Real Madrid, saya perlu merasa bahwa saya masih dicintai,"
"Bagi saya kehilangan kesempatan menjadi pelatih pengganti Sir Alex Ferguson adalah hal yang dramatis,"
"Tetapi saya tidak menyesalinya, karena itu adalah keputusan yang saya buat dengan sepenuh hati," akui Mourinho.
Dan pada akhirnya, cerita antara Mourinho dengan Manchester United berkesudahan seperti itu.
Manchester United menjatuhkan pilihan ke David Moyes, untuk menjadikannya sebagai penerus Ferguson.
Sementara itu, Mourinho memilih untuk kembali melatih Chelsea pada periode keduanya di tahun yang sama.
Setelahnya, Mourinho baru berkesempatan melatih Manchester United setelah didepak dari kursi pelatih Chelsea.
Selama kurang lebih 2,5 tahun, Mourinho dipercaya menjadi pelatih utama Manchester United (2016-2018).
Kisah terbongkarnya Mourinho sebagai kandidat utama penerus Sir Alex Ferguson di Manchester United, tentu menjadi jawaban dari teka-teki yang selama ini sebenarnya terjadi di balik layar tim Setan Merah.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)