TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo Kabupaten Kediri mencatat capaian positif pada musim giling 2026. Memasuki hari giling ke-87, PG Ngadiredjo berhasil menggiling tebu sebanyak 5 juta kuintal, sekaligus menunjukkan konsistensi kinerja dalam penyerapan hasil panen petani.
Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan musim giling tahun ini. Manajemen PG Ngadiredjo optimistis target produksi yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir musim.
Keberhasilan menggiling 5 juta kuintal tebu dinilai tidak hanya mencerminkan tingginya produksi, tetapi juga hasil kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses penggilingan.
Plh General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras bersama antara karyawan, petani, tenaga tebang, hingga sopir pengangkut tebu.
"Ini bukan sekadar angka, tetapi ini menggambarkan cerita tentang perjuangan, kerja keras, kebersamaan, dan doa baik semua karyawan maupun petani, kata Faiz, Senin (10/8/2026).
Baca juga: Bandara Dhoho Kediri Disiapkan Jadi Embarkasi Haji Jatim, Kemenhaj Matangkan Konsep Pelayanan Jamaah
Menurut Faiz, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh elemen perusahaan untuk terus menjaga performa hingga target produksi musim giling 2026 tercapai.
Meski telah mencapai angka 5 juta kuintal, manajemen PG Ngadiredjo tidak ingin berpuas diri. Perusahaan kini fokus mengejar capaian berikutnya sebelum menuju target akhir musim.
Faiz menegaskan bahwa hasil yang telah diraih justru menjadi penyemangat untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggilingan.
"Ini memacu semangat kami untuk terus meningkatkan performa agar segera mencapai angka 6 juta kuintal," imbuhnya.
Pada musim giling tahun ini, PG Ngadiredjo menargetkan mampu menggiling total 11 juta kuintal tebu. Untuk mencapai angka tersebut, ketersediaan bahan baku tebu menjadi faktor utama yang terus dijaga.
Manajer Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, memastikan pasokan tebu dari petani diperkirakan mencukupi hingga akhir musim giling.
Pihak pabrik juga terus memperkuat koordinasi dengan petani, tenaga tebang, dan bagian angkut guna memastikan distribusi tebu berjalan lancar tanpa hambatan.
"Untuk mencapai 11 juta kuintal dipastikan stok bahan baku tebu (BBT) bisa tercukupi. Dengan saling berkoordinasi dan kolaborasi dengan petani serta bagian tebang angkut diharapkan suplai tebu berjalan lancar," kata Sabar.
Keberhasilan musim giling tidak hanya ditentukan oleh kapasitas pabrik, tetapi juga kerja sama yang baik dengan para petani tebu sebagai pemasok utama bahan baku.
Kolaborasi yang terjalin antara petani, tenaga tebang, bagian angkut, dan manajemen pabrik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan selama musim giling berlangsung.
Dengan capaian 5 juta kuintal pada hari giling ke-87, PG Ngadiredjo masih memiliki waktu untuk mengejar target akhir sebesar 11 juta kuintal tebu.
Manajemen perusahaan optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kesinambungan pasokan bahan baku dan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam industri gula di Kediri.
"Kami optimis dan mohon doa restunya," pungkas Sabar.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)