Manchester United dan Arsenal termasuk di antara sejumlah klub Liga Primer yang memantau bintang Club Brugge, Joaquin Seys, setelah melakukan pengamatan intensif terhadap bek sayap bertalenta tinggi tersebut.
Pemain bertahan asal Belgia itu telah muncul sebagai salah satu talenta muda defensif yang paling diminati di Eropa, dengan Manchester United dan Arsenal kini menelusuri kemungkinan membawanya ke Liga Primer.
Menurut laporan The Sun, Manchester United, Arsenal, dan Aston Villa semuanya telah mengajukan pertanyaan resmi mengenai ketersediaan Seys.
Newcastle United juga menaruh minat pada bek tersebut, meski untuk saat ini mereka tertinggal dari para rival sesama klub Inggris dalam persaingan mendapatkan tanda tangannya.
Laporan itu menambahkan bahwa Club Brugge tidak terburu-buru untuk berpisah dengan bintang mudanya, yang masih memiliki sisa kontrak tiga tahun.
Klub Belgia tersebut disebut akan meminta €35 juta (£30 juta) sebelum menyetujui kepergian sang pemain.
Laporan yang sama juga menyebut Manchester United memandang posisi bek kiri sebagai area yang membutuhkan solusi jangka panjang yang jelas, dan mereka tidak akan gentar oleh valuasi tersebut.
Namun, masih harus dilihat apakah para pengambil keputusan di Old Trafford akan benar-benar menuntaskan kesepakatan pada bursa transfer saat ini atau menunggu sambil memprioritaskan urusan transfer lainnya.
Saat Manchester United menilai berbagai pilihan mereka di lini belakang, target alternatif juga mulai muncul.
Selain memantau Seys, United juga telah ditawari bek sayap Tottenham, Djed Spence, yang bisa bermain di kedua sisi pertahanan dan sedang mencari jaminan waktu bermain.
Joaquin Seys berkembang menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan milik Club Brugge setelah menapaki jalur pembinaan di klub Belgia tersebut.
Bek sayap itu menarik perhatian berkat atletismenya, kecerdasan bertahan, dan kemampuannya berkontribusi saat menguasai bola, kualitas-kualitas yang membuatnya menjadi target menarik bagi beberapa departemen rekrutmen klub Liga Primer.
Kemampuannya bermain dari sisi kiri secara khusus telah menarik perhatian klub-klub papan atas Liga Primer serta sejumlah klub lain di Eropa.