TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pematangsiantar kembali mendorong pembinaan atlet bola voli di Sumatera Utara dengan menggelar dua turnamen sekaligus pada Oktober 2026 mendatang.
Dua kejuaraan tersebut yakni Turnamen Voli Piala Marcopolo untuk kategori senior dan Turnamen Voli Piala Dansat untuk kategori antarpelajar.
Kedua turnamen itu akan digelar secara bersamaan di Lapangan Voli Terbuka Brimob Kompi 2 Yon B Pematangsiantar. Kejuaraan tersebut bersifat terbuka atau open untuk tim-tim dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Koordinator Penanggung Jawab Pertandingan, Edy Usmawan, mengatakan penyelenggaraan Turnamen Voli Piala Marcopolo merupakan agenda rutin yang telah digelar sejak 2010.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PBVSI Pematangsiantar bersama PBVSI Sumatera Utara dalam mencari serta menjaring bibit-bibit atlet potensial.
"Kegiatan ini memang rutinitas kita sejak 2010, yaitu Turnamen Marcopolo. Kita juga menggelar Piala Dansat. Memang untuk hiburan, tetapi pemilihannya juga kita utamakan bekerja sama dengan PBVSI Sumatera Utara untuk mencari bibit-bibit atlet di Sumatera Utara," ujar Edy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum PBVSI Sumut.
Ia menjelaskan, Turnamen Piala Marcopolo akan mempertandingkan kategori senior, sedangkan Piala Dansat diperuntukkan bagi kelompok pelajar.
Kedua kategori tersebut akan dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan sehingga diharapkan mampu menghadirkan pertandingan bola voli dengan persaingan yang kompetitif sekaligus menjadi wadah bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Untuk kategori pelajar, Edy menyampaikan bahwa, pihaknya menyiapkan kuota sebanyak 24 tim putra dan 16 tim putri. Sementara untuk kategori senior, akan diikuti 16 tim putra dan 12 tim putri.
Dengan status open Sumut, turnamen ini diharapkan tidak hanya diikuti klub-klub dari Pematangsiantar, tetapi juga tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Edy mengatakan keterbukaan peserta tersebut menjadi salah satu cara untuk memperluas penjaringan atlet. Terutama pada kategori pelajar yang dinilai memiliki potensi besar untuk diproyeksikan ke berbagai ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.
"Kejuaraan ini open Sumut. Kita bisa mendapatkan atlet-atlet yang berkualitas, apalagi di tingkat pelajar. Sasaran kita mudah-mudahan bisa mendapatkan atlet tersebut agar ke depannya untuk kegiatan Popnas, kalaupun digelar, sudah ada bibit-bibit ataupun atlet-atlet yang bisa kita seleksi dari sini," kata eks Ketua PBVSI Pematangsiantar tersebut.
Ia berharap setiap tim yang ambil bagian dapat membawa pemain-pemain terbaiknya sehingga kualitas pertandingan semakin meningkat.
Menurut Edy, sejumlah atlet yang kemudian berkembang dan memiliki prestasi lebih tinggi sebelumnya juga pernah tampil dalam turnamen yang digelar di Pematangsiantar.
"Kita juga berharap semua tim bisa membawa atlet terbaik. Dari kegiatan-kegiatan yang lalu juga sudah banyak atlet yang bermain di sini, seperti Boy Arnez," Pungkasnya.
(Cr29/Tribun-Medan.com)