TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Lebih dari sebulan, para guru dan siswa/i SMA Bintang Timur Balige tengah mempersiapkan acara Dies Natalis ke-70.
Acara ini bakal digelar selam dua hari, sejak Jumat (14/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026).
Pada Jumat (15/8/2026), acara Dies Natalis bakal diisi dengan pentas seni. Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-70 BTB Hendra Hubert Simangunsong mengutarakan apa saja yang sedang dipersiapkan untuk acara tersebut.
“Kita sebagai panitia telah mempersiapkan acara ini sejak sebulan lalu. Kita minta dan arahkan para siswa/i kita menyajikan acara yang benar-benar bagus dan menyemangati para alumni dan orang tua yang akan datang ke acara dies natalis ke-70 BTB ini,” tutur Hendra Simangunsong, Senin (10/8/2026).
Persiapan saat ini akan mengisi acara sejak Jumat (14/8/2026) siang hingga Sabtu (15/8/2026). Pada Jumat (14/8/2026) malam, para pelajar akan menampilkan sejumlah hiburan yang dikemas dalam pentas seni.
“Berbagai hiburan telah kita siapkan, misalnya tarian, tarik suara; koor, vocal group, trio dan solo, dan berbagai kegiatan lainnya. Anak-anak kita akan mengisi acara pada hari Jumat (14/8/2026) siang dan malam,” tuturnya.
Dalam pentas seni tersebut, undangan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dan alumni bakal hadir. Pentas seni juga kesempatan bagi SMA BTB menyuguhkan sejumlah karya seni yang selama ini telah dilatih.
“Malam hari akan diadakan pentas seni. Kita akan bersama dengan alumni dan undangan Pemkab Toba. Dan pada Sabtu (15/8/ 2026), tuturnya.
Kegiatan ini tentunya sudah dipersiapkan dengan adanya ekstrakurikuler dan pemantapan selama sebulan penuh jelang acara dies natalis tersebut.
Pentas seni tersebut, menurutnya, memperlihatkan kepada publik hasil eksplorasi diri melalui bakat masing-masing siswa/i. Seni tari dan tarik suara serta sejumlah karya seni lainnya diharapkan mampu ditampilkan dengan baik.
Ia juga mengutarakan bagaimana perkembangan pembelajaran siswa/i di BTB lima tahun terakhir ini. Pengembangan bakat masing-masing pelajar mampu bersaing dengan sejumlah SMA unggul yang ada di kawasan Danau Toba.
“Harapan kita, sekolah kita ini dapat bersaing dengan SMA unggul. Selama 5 tahun terakhir ini, jumlah siswa kita yang diterima di perguruan tinggi negeri meningkat.Perguruan tinggi yang disasar sudah bisa menduduki universitas lima besar di Indonesia,” terangnya.
Sebagai buah dies natalis yang akan diselenggarakan ini, program yang dihadirkan oleh alumni dapat terlaksana dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Semua program tersebut bermuara pada pengembangan minat dan bakat pelajar BTB.
“Untuk peningkatan mutunya, setelah acara dies natalis ini akan melakukan program jangka pendek dan panjang. Pertama, kita fokus pada program penyediaan SDM guru unggul agar bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita,” tuturnya.
“Kedua, kita juga fokus meningkatkan kualitas anak-anak kita melalui les tambahan dan ektrakurikuler. Kita juga berkoordinasi dengan instansi penyedia bimbingan khusus agar anak-anak kita bisa mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi negeri,” tuturnya.
Selain peningkatan mutu tenaga pendidik (guru), program sinergi antara alumni dan pendidik di BTB juga akan menyajikan program khusus bagi para guru.
“Kami guru-guru juga akan berbenah diri dengan adanya kegiatan khusus yang diberikan yayasan dan program sekolah melalui BOS,” tuturnya.
Sebagai guru senior di BTB, ia berharap seluruh stakeholder mampu memberikan yang terbaik bagi kemajuan sekolah yang sudah berumur 70 tahun tersebut.
“Sebagai guru, saya berharap kita semua, baik itu siswa/i, alumni, guru, orang tua memberi yang terbaik. Alumni akan menyediakan beasiswa bagi pelajar berprestasi,” terangnya.
SMA BTB merupakan bagian dari misi Katolik di Tano Batak 70 tahun silam. Bagi misionaris, pendidikan adalah ladang untuk menanamkan nilai-nilai kekatolikan di Tano Batak.
Selama persiapan, siswa/i mengambil peran sesuai dengan bakat. Selama sebulan, mereka dipandu oleh guru saat latihan. Sejak pagi hingga sore hari, mereka berlatih di lokasi yang sudah ditentukan.
(cr3/tribun-medan.com)