- Kasus dugaan pemukulan oknum perwira polisi terhadap pengendara mobil di Kota Padang, Sumatera Barat, berakhir damai.
Kesepakatan itu terjadi setelah kedua pihak, yakni Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumbar Kombes Pol Teddy Fanani dan Bill Irzano (23), bertemu di GOR Haji Agus Salim, Minggu (9/8/2026) malam.
Dalam video yang dirilis Humas Polda Sumbar, Kombes Teddy dan Bill Irzano tampak bersalaman lalu berpelukan.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan bahwa kedua pihak telah menyelesaikan masalah secara damai tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.
Kesepakatan tersebut juga telah dituangkan secara tertulis melalui surat pernyataan yang ditandatangani bersama oleh kedua pihak.
"Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan," kata Susmelawati, dikutip dari TribunPadang.com pada Senin (10/8/2026).
Sebelumnya, Bill dan rombongan Kombes Teddy terlibat cekcok di jalan raya pada Jumat (7/8/2026).
Bill mengaku dipukul oleh perwira polisi tersebut dan mengunggah video kejadian di Instagram miliknya.
Ia selanjutnya membuat laporan polisi ke SPKT Polda Sumbar.
Keesokan harinya, Kombes Teddy mendatangi kediaman Bill dengan maksud menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Ibu Bill, Susi, mengatakan bahwa sejak awal keluarganya tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut karena dinilai akan menghabiskan waktu dan energi.
Pihaknya pun menerima niat baik Kombes Teddy hingga akhirnya digelar pertemuan untuk mediasi.
Setelah berdamai, pihak Bill berencana mencabut laporan polisi yang dibuat di SPKT Polda Sumbar.
"Kita akan komunikasi dengan penasihat hukum, dan besok rencananya akan dicabut," kata Susi, dikutip dari Kompas.com pada Senin (10/8/2026).